0 Poin

Studi: Olahraga Dua Kali Sehari Bukan Pilihan Baik

Berolahraga memang terbukti memiliki segudang manfaat kesehatan. Tetapi jika aktivitas positif itu dilakukan dua kali sehari mungkin bukan pilihan yang tepat. Alih-alih ingin mempercepat hasil latihan, malah bisa jadi bumerang bagi diri sendiri.

Berlatih dua kali sehari umumnya dilakukan bagi para atlet atau individu terlatih. Mereka dapat bekerja dengan batas aman meski melakukan aktivitas tersebut. Sebuah studi jurnal olahraga di Amerika mengatakan bahwa terlalu memaksa tubuh untuk melakukan berbagai jenis latihan dalam sehari dengan alasan apapun bukan pilihan alasan terbaik.

Agar tetap bugar dan sehat, ada baiknya meningkatkan aktivitas harian. Semakin Anda menggerakkan tubuh, semakin sedikit kemungkinan Anda akan jatuh sakit. Selain itu, berolahraga dua kali sehari dapat meningkatkan kinerja Anda secara keseluruhan. Jelas ini dapat mempercepat pertumbuhan otot Anda, meningkatkan sintesis protein dan kapasitas metabolisme. Jadi, jika tujuan Anda adalah menurunkan berat badan atau melatih diri untuk mempersiapkan lomba misalnya, latihan dua kali sehari dapat membantu Anda mencapai tujuan lebih cepat. Tetapi hanya jika Anda melakukannya dengan benar.

Masalah utama jika menggandakan latihan adalah menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar untuk overtraining. Tentu ini berisiko mengambil masalah pada sistem neuromuskuler Anda, meningkatkan kemungkinan cedera, mengganggu pola tidur, hingga menekan sistem kekebalan tubuh.

Menyiksa tubuh dengan tidak membiarkannya cukup waktu untuk pulih diantara sesi latihan merupakan pola yang salah. Bahkan para ahli olahraga mengatakan jika melakukan latihan latihan interval intensitas tinggi (HIIT) dua kali dalam sehari bisa berakibat kelelahan, ketidakseimbangan hormone, hingga penurunan berat badan.

Jika Anda benar-benar bersemangat berolahraga dua kali sehari, maka pilih dan variasikan dengan latihan berdampak rendah. Perlu digarisbawahi juga, jangan dijadikan kebiasakan. Memadatkan jadwal latihan Anda justru berdamat pada memperlambat proses pemulihan secara keseluruhan.

Jika Anda berlatih HIIT di pagi hari, maka idealnya lakukan yoga atau jogging di malam hari. “Perhatikan waktu yang cukup bagi tubuh Anda untuk pulih, sehingga bukan mendapat efek negatif dari latihan,” peneliti menambahkan.

(Foto: runtastic.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok