0 Poin
sarapan

Studi: Melewatkan Sarapan Berarti Kehilangan Berbagai Nutrisi Penting

Sebuah studi baru dari para peneliti di The Ohio State University menunjukkan bahwa melewatkan sarapan secara teratur mungkin merupakan ide yang buruk.

Menurut studi tersebut, melewatkan sarapan di pagi hari membuat Anda bisa kehilangan beberapa nutrisi penting yang tidak akan Anda dapatkan di kemudian hari.

Orang yang melewatkan sarapan lebih cenderung kekurangan nutrisi tertentu. Tim mengambil data dari Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional (NHANES), sebuah survei tahunan yang sedang berlangsung yang berupaya menangkap gambaran status kesehatan dan gizi orang Amerika.

Sampel yang digunakan untuk penelitian ini termasuk 30.889 orang dewasa berusia 19 tahun ke atas yang telah berpartisipasi dalam NHANES antara tahun 2005 dan 2016.

Untuk menentukan siapa yang melewatkan sarapan, mereka melihat ingatan diet 24 jam yang telah diselesaikan oleh peserta survei.

Mereka kemudian menghitung kandungan nutrisi dari apa yang dilaporkan mereka yang melewatkan sarapan telah mereka konsumsi.

Mereka menemukan bahwa orang yang melewatkan sarapan cenderung memiliki profil nutrisi yang sangat berbeda dari mereka yang makan pagi.

Ketika sampai pada beberapa nutrisi penting yang dilihat tim – seperti serat, magnesium, tembaga, dan seng – mereka yang melewatkan sarapan juga mengonsumsi lebih sedikit daripada orang yang sarapan.

Selain itu, perbedaan konsumsi terbesar ditemukan pada folat, kalsium, zat besi, dan vitamin A, B1, B2, B3, C, dan D.

Juga, orang yang melewatkan sarapan cenderung memiliki kualitas makanan yang lebih buruk secara keseluruhan karena lebih banyak ngemil, terutama pada gula, karbohidrat, dan lemak.

Penulis senior penelitian ini, Christopher Taylor, PhD, RDN, LD, FAND, profesor dietetika medis di College of Medicine di The Ohio State University, menggambarkan sarapan sebagai "kesempatan makan yang unik."

Menurut Taylor, makanan yang biasa dimakan dalam sarapan khas Amerika - seperti sereal, susu, buah, dan biji-bijian - cenderung tidak dimakan pada waktu lain dalam sehari.

Makanan ini secara alami mengandung nutrisi seperti kalsium, zat besi, fosfor, dan serat. Selain itu, banyak dari makanan ini diperkaya dengan nutrisi penting, katanya. Biji-bijian olahan dan sereal telah menambahkan zat besi, thiamin, riboflavin, niacin, dan folat. Susu telah menambahkan vitamin A dan D.

Karena makanan ini cenderung unik untuk sarapan, Taylor mengatakan bahwa nutrisi yang dikandungnya cenderung tidak dimakan dalam makanan lain.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok