0 Poin
ilustrasi pemanis buatan

Studi: Konsumsi Pemanis Buatan Tingkatkan Risiko Kanker

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di PLOS Medicine, pemanis buatan seperti aspartam dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker tertentu.

Para peneliti dari Sorbonne Paris North University dan French Network for Nutrition and Cancer Research melihat data dari 102.865 orang dewasa Prancis dalam studi NutriNet-Santé selama rata-rata delapan tahun.

Mereka menemukan bahwa partisipan yang paling banyak mengonsumsi pemanis buatan memiliki risiko 13% lebih tinggi terkena kanker dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi pemanis buatan.

Pemanis seperti aspartam dan acesulfame-K dikaitkan dengan risiko tertinggi, menurut data, terutama dengan risiko kanker payudara dan kanker terkait obesitas.

“Hasilnya menunjukkan korelasi, bukan sebab-akibat, dan perlu direplikasi oleh studi skala besar,” kata rekan penulis studi Charlotte Debras dan Mathilde Touvier dari Nutritional Epidemiology Research Team di French Institute for Health and Medical Research dan Sorbonne Paris North University.

“Tetapi ada alasan kuat untuk mengurangi pemanis buatan, tanpa menggantinya dengan gula biasa, yang terlalu banyak dikaitkan dengan risiko kanker,” kata Debras dan Touvier.

"Rekomendasinya adalah membatasi makanan olahan dengan tambahan gula atau pemanis buatan. Tujuan ini harus dicapai dengan mengurangi rasa manis makanan secara keseluruhan, dan ini sejak usia dini," tulis mereka.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok