0 Poin

Studi: Berolahraga Berakibat Sembelit

Kita semua umumnya tentu sudah tahu bahwa berolahraga secara teratur itu baik untuk kesehatan. Olahraga rutin membantu menurunkan berat badan, menguatkan tulang, mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular dan menawarkan banyak manfaat kesehatan lainnya.
 
Tapi tahukah Anda jika olahraga yang kita gemari sebetulnya memiliki dampak negatif? Dilansir Times of India, sebuah studi mengaitkan efek sembelit yang mungkin muncul karena jenis latihan yang Anda lakukan, salah satunya adalah High Intensity Interval Training (HIIT).

HIIT dan sembelit

HIIT adalah jenis latihan yang menuntut Anda memacu intens seperti kardio maupun kekuatan dalam memberikan hasil maksimal dengan waktu minimum. HIIT kini kian menjadi tren di kalangan masyarakat urban. 

Berlatih HIIT kian digemari karena dapat dilakulan tanpa peralatan apa pun. Namun latihan ini mampu membangun otot dan membakar lemak seperti yang kita inginkan. 

Namun, karena intensitasnya yang tinggi, latihan ini menyebabkan tekanan besar pada usus dan kurang memberikan waktu untuk relaksasi sehingga dapat menyebabkan masalah pencernaan. HIIT sangat tangguh untuk tubuh dan membutuhkan banyak kekuatan, yang bisa berbahaya bagi sistem pencernaan Anda, terutama jika Anda sudah memiliki masalah pencernaan.

Namun ini tidak berlaku bagi semua orang. Jika Anda rutin melakukan HIIT dan tidak merasa sembelit maka teruslah melakukannya. Tetapi jika latihan Anda berujung sembelit, mungkin Anda perlu berpikir kembali saat melakukannya. 

Peneliti mengatakan bahwa sistem pencernaan Anda perlu waktu untuk bersantai, jadi pikirkan pula beberapa dampak dan latihan intensitas rendah dalam setiap rutinitas Anda. Bukan berarti HIIT tidak baik, tapi Anda perlu memvariasikan jenis latihan pada menu mingguan Anda. 

Cobalah jenis latihan yang lebih mudah serta memulihkan seperti pilates, yoga, dan jogging. Jika Anda terobsesi dengan HIIT, hindarilah melakukanya setelah sesi makan. "Ini jelas tidak memberi waktu yang bagi bagi pencernaan Anda dalam melalukan tugasnya," peneliti menambahkan. 

(Foto: popsugar.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok