0 Poin

Sering Kesemutan Kaki dan Tangan? Ini Penyebabnya

Kebanyakan orang mungkin termasuk Anda pasti pernah mengalami kesemutan tangan dan kaki. Sensasi kesemutan tersebut memang tidak nyaman seperti menusuk-nusuk Anda, tetapi penyebabnya biasanya tidak serius. Namun, jika kaki atau tangan sering kesemutan, ini mungkin akibat dari kondisi medis.

Ketika Anda duduk atau tidur dalam posisi yang tidak biasa, secara tidak sadar itu bisa menekan saraf dan menyebabkan sensasi kesemutan di kaki atau tangan. Orang sering menyebut ini sebagai "pin dan jarum."

Berikut beberapa penyebab kesemutan pada kaki atau tangan lebih serius dan mungkin memerlukan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Saraf terjepit

Kesemutan di kaki atau tangan bisa disebabkan oleh  saraf terjepit di punggung. Biasanya terjadi akibat dari cedera atau pembengkakan.

Gejala lain dari saraf terjepit termasuk rasa sakit dan gerakan terbatas. Perawatan untuk saraf terjepit berupa:

  • Beristirahat

  • Obat

  • Terapi fisik

Kekurangan vitamin

Salah satu cara tubuh merespon ketika Anda kekurangan vitamin E, B1, B6, B12 atau niasin yaitu dengan membuat tangan dan kaki Anda kesemutan. Vitamin tersebut berdampak pada fungsi sel saraf. Kekurangan vitamin B-12 dapat menyebabkan neuropati perifer. Gejala lain termasuk:

  • Pusing

  • Sesak napas

  • Kelelahan

  • Sakit kepala

  • Masalah pencernaan

  • Sakit dada

  • Mual

Kekurangan vitamin dapat diobati dengan pola makan teratur dan suplemen diet.

Diabetes

Diabetes menyebabkan kadar darah tinggi, yang bisa memicu kerusakan sel saraf. Orang dengan penyakit diabetes mengalami kesemutan secara persisten pada tangan dan kaki.

Perawatan untuk diabetes bisa berupa:

  • Obat-obatan, termasuk insulin, untuk mengontrol gula darah

  • Perubahan pola makan

  • Olahraga

Penyakit arteri perifer

Penyakit arteri perifer atau PAD memengaruhi sistem peredaran darah, menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih sempit. Ini dapat memicu sirkulasi yang buruk dan menyebabkan kesemutan pada kaki atau tangan.

PAD dapat menyebabkan stroke atau serangan jantung karena penumpukan plak di arteri jika tidak ditangani. Perawatan termasuk obat-obatan, perubahan gaya hidup, atau operasi.

(Foto: painresource.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok