0 Poin
ilustrasi masturbasi

Selain Memuaskan, Ini Manfaat Positif dari Masturbasi

Banyak mitos dan kesalahpahaman terus menyebarkan gagasan bahwa masturbasi berbahaya bagi kesehatan. Namun, masturbasi mungkin memiliki beberapa manfaat kesehatan.

Masturbasi memiliki beberapa efek positif, termasuk meningkatkan hormon dan bahan kimia yang mendorong emosi, perasaan, dan sensasi positif.

Penelitian menunjukkan bahwa masturbasi, serta aktivitas seksual lainnya yang mengarah ke kenikmatan seksual atau orgasme, memicu pelepasan hormon dan bahan kimia yang terlibat di pusat kesenangan-penghargaan di otak.

Pelepasan berbagai hormon ini pada gilirannya dapat menghasilkan beberapa manfaat kesehatan berikut:

Mengurangi stres dan kecemasan

Pelepasan oksitosin dari aktivitas seksual tampaknya menurunkan hormon stres, seperti kortisol, sekaligus meningkatkan relaksasi. Prolaktin juga membantu mengatur respons stres.

Memperbaiki kualitas tidur

Masturbasi melepaskan hormon dan neurotransmiter untuk membantu mengurangi stres dan tekanan darah sekaligus mendorong relaksasi, yang dapat membuat Anda lebih mudah tertidur.

Sebuah studi tahun 2019 yang mensurvei 778 orang dewasa menemukan ada persepsi yang jelas tentang hasil tidur yang disukai terkait dengan orgasme. Banyak responden merasa masturbasi membantu mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk tertidur dan meningkatkan kualitas tidur.

Mengurangi Nyeri

Endorfin adalah obat penghilang rasa sakit alami tubuh. Endocannabinoid juga dikenal untuk membantu mengatur proses nyeri dan peradangan. Obat penghilang rasa sakit alami ini juga dapat membantu meringankan nyeri haid.

Sebuah studi tahun 2013 menemukan bahwa aktivitas seksual menyebabkan hilangnya sebagian atau seluruh migrain dan beberapa sakit kepala cluster.

Meningkatkan fungsi kekebalan

Masturbasi meningkatkan kadar prolaktin dan endocannabinoid, yang membantu mengatur sistem kekebalan. Ini juga meningkatkan hormon dan neurotransmitter yang menurunkan stres.

Tingkatkan fokus dan konsentrasi

Dengan meningkatkan kadar hormon dan neurotransmiter yang terlibat dalam pembelajaran, memori, dan motivasi, masturbasi dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Sebuah studi tahun 2020 menemukan bahwa obat-obatan yang digunakan untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi, seperti Ritalin, dapat bekerja dengan meningkatkan kadar dopamin dalam sirkulasi dan meningkatkan motivasi untuk menyelesaikan tugas-tugas sulit.

(Foto: medium)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok