0 Poin

Sebelum Melakukan Ratus, Ketahui dulu Risikonya

Saat seorang wanita akan menikah, ia biasanya menjalani sejumlah perawatan tubuh, mulai dari perawatan kulit, wajah, hingga vagina. Salah satu perawatan vagina yang paling populer dilakukan ialah ratus. Apa sih ratus itu?

Ratus merupakan perawatan pada organ intim wanita, dengan cara melakukan penguapan menggunakan rempah-rempah, seperti bunga mawar, kunyit, akar wangi, kayu secang, dan kayu manis. Ratus dipercaya dapat membuat vagina seseorang menjadi lebih bersih, harum dan kencang. Tak hanya itu ratus juga disebut bisa menghilangkan rasa gatal pada vagina, dan mencegah nyeri haid menyerang.

Ratus dilakukan dengan cara menempatkan rempah-rempah pada sebuah wadah tertutup yang menyerupai kursi. Di tengah-tengah wadah ini, terdapat lubang yang berfungsi sebagai tempat keluarnya uap menuju vagina.

Meski terdengar menarik, apakah benar ratus aman untuk vagina Anda? Mari kita telusuri efek berbahaya ratus pada vagina:

Risiko terbakar

Uap yang digunakan untuk perawatan ratus, memiliki suhu yang tinggi dan terasa sangat panas. Uap panas ini bisa menyebabkan risiko luka bakar tingkat dua pada vagina. Pembakaran yang terletak di sebelah kandung kemih dan rektum juga mengeluarkan uap panas yang berisiko merusak lapisan di antara keduanya. Alih-alih memberikan perawatan pada vagina, ini malah bisa membahayakan vagina Anda.

Tidak berpengaruh pada hormon kewanitaan

Uap ratus tidak dapat memengaruhi hormon kewanitaan. Hal ini karena pabrik hormon berada di ovarium, tidak dalam vagina atau rahim itu sendiri. Hormon kemudian akan ikut mengalir dalam aliran darah dan memiliki efek tertentu pada organ target mereka. Jarak yang jauh tidak memungkinkan uap ratus untuk mencapai daerah penghasil hormon. 

Tidak efektif membersihkan vagina

Letak rahim yang terlalu jauh tidak dapat dicapai oleh uap ratus. Selain itu, hanya sedikit bakteri yang terdapat di lapisan rahim, dan bakteri inipun tidak perlu dibersihkan. Uap panas yang ditujukan untuk membersihkan vagina malah akan membuat vagina menjadi kering dan membunuh bakteri baik di sekitar vagina. Padahal bakteri baik dapat menghasilkan antibiotik alami untuk menghalau bakteri buruk yang bisa masuk dan menginfeksi vagina.

(Foto: everydayhealth.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok