0 Poin
puasa

Sebelum Berpuasa, Simak Dulu Manfaat dan Risikonya Bagi Penderita Diabetes

Memasuki bulan ramadan, umat muslim di seluruh dunia sudah mulai melaksanakan ibadah puasa. Namun jika Anda menderita diabetes, apakah aman untuk tetap menjalankan puasa?

Beberapa penelitian menunjukkan puasa mungkin bermanfaat bagi penderita diabetes. Meski demikian, tetap ada risiko bagi penderita diabetes ketika berpuasa.

Jika Anda menderita diabetes dan ingin berpuasa, berikut ini adalah manfaat dan risiko yang mungkin hadir ketika Anda berpuasa.

Manfaat puasa

Puasa mungkin memiliki beberapa manfaat kesehatan secara umum. Misalnya, dapat mengurangi peradangan, membantu menurunkan berat badan, dan menurunkan kolesterol. Puasa juga dapat meningkatkan cara tubuh Anda mengelola glukosa.

The American Diabetes Association mencatat bahwa jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas, penurunan berat badan dapat membantu menurunkan tingkat A1c Anda (ukuran kontrol gula darah Anda selama 2-3 bulan terakhir) dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Puasa juga dapat mempengaruhi seberapa banyak obat insulin yang Anda butuhkan. Dalam satu penelitian, orang dengan diabetes tipe 1 yang berpuasa mampu menurunkan konsumsi dosis insulin mereka.

Beberapa organ yang berperan dalam diabetes dapat mengambil manfaat dari puasa juga. Tubuh Anda menyimpan glukosa ekstra dalam bentuk yang disebut glikogen di hati Anda. 

Dibutuhkan tubuh Anda sekitar 12 jam untuk menggunakan glikogen itu. Jika Anda tidak makan, tubuh Anda mulai membakar lemak alih-alih glikogen untuk energi. Itu membantu penurunan berat badan. 

Ini juga membuat hati dan pankreas Anda (yang membuat insulin, hormon yang mengontrol gula darah) dapat beristirahat.

Risiko

Saat Anda berpuasa, Anda mungkin akan lapar (setidaknya pada awalnya). Anda mungkin juga merasa mengantuk. Tidak makan juga bisa membuat Anda sakit kepala. 

Dan jika Anda berpuasa lebih dari satu hari atau lebih, tubuh Anda mungkin tidak mendapatkan cukup nutrisi yang dibutuhkan tanpa suplemen.

Tapi bahaya terbesar puasa jika Anda menderita diabetes adalah kadar gula darah Anda bisa sangat rendah (ini disebut hipoglikemia). Ditambah lagi jika Anda minum obat seperti insulin untuk mengendalikan diabetes Anda. 

Jika Anda tidak makan, kadar gula darah Anda lebih rendah dan obat-obatan dapat menurunkannya lebih banyak lagi, yang dapat menyebabkan hipoglikemia. Hipoglikemia dapat menyebabkan Anda merasa gemetar, pingsan, atau bahkan koma.

Ketika Anda “berbuka” dengan makan, Anda mungkin juga lebih mungkin mengembangkan kadar gula darah yang terlalu tinggi. Dokter menyebutnya hiperglikemia. 

Kondisi ini hanya terjadi jika Anda makan terlalu banyak karbohidrat. Jika puasa mendorong Anda untuk makan berlebihan makanan kaya karbohidrat, itu mungkin bukan rencana yang tepat untuk Anda.

Ada baiknya, bagi Anda penderita diabetes yang ingin berpuasa, konsultasikan dulu dengan dokter Anda. Sehingga risikonya bisa ditekan dan tidak berbahaya untuk diri Anda.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok