0 Poin
bawang putih

Rekomendasi Makanan untuk Penderita Hati Berlemak

Tubuh menyimpan lemak di banyak area untuk energi dan isolasi. Hati sebagian terdiri dari lemak. Namun, jika kandungan lemak di hati terlalu tinggi, ini bisa jadi merupakan tanda penyakit hati berlemak. 

Ada dua jenis penyakit hati berlemak: penyakit hati alkoholik dan penyakit hati berlemak nonalkohol. Kehamilan juga bisa menyebabkan penyakit hati berlemak.

Penyakit hati berlemak merusak hati, mencegahnya mengeluarkan racun dan memproduksi empedu untuk sistem pencernaan. 

Ketika hati tidak dapat melakukan tugas-tugas ini secara efektif, itu menempatkan seseorang pada risiko mengembangkan masalah lain di seluruh tubuh mereka.

Perubahan pola makan dan olahraga teratur adalah cara utama untuk menangani penyakit hati berlemak. Namun, beberapa orang mungkin memerlukan diet untuk penyakit hati berlemak.

Mengurangi asupan kalori dan mengonsumsi makanan berserat tinggi, makanan alami adalah titik awal yang baik. Makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, dan protein dapat memberikan energi yang berkelanjutan dan meningkatkan rasa kenyang.

Makanan yang mengurangi peradangan atau membantu tubuh memperbaiki sel-selnya sama pentingnya. Beberapa makanan tertentu mungkin sangat membantu bagi penderita penyakit hati berlemak.

Bawang putih

Bawang putih adalah makanan pokok dalam banyak makanan, dan dapat memberikan manfaat bagi penderita penyakit hati berlemak. 

Sebuah studi tahun 2016 di Advanced Biomedical Research menemukan bahwa suplemen bubuk bawang putih tampaknya membantu mengurangi berat badan dan lemak pada mereka yang memiliki penyakit hati berlemak.

Asam lemak omega-3

Tinjauan tahun 2016 dari penelitian saat ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi asam lemak omega-3 meningkatkan kadar lemak hati dan kadar kolesterol high-density lipoprotein (HDL) pada orang dengan penyakit hati berlemak non alkohol.

Makan makanan yang tinggi asam lemak omega-3 dapat membantu menurunkan lemak hati. 

Brokoli

Makan berbagai sayuran bermanfaat bagi penderita penyakit hati berlemak. Namun, brokoli adalah salah satu sayuran yang harus dipertimbangkan secara serius oleh penderita penyakit hati berlemak untuk dimasukkan ke dalam makanan mereka.

Sebuah penelitian pada hewan tahun 2016 di The Journal of Nutrition menemukan bahwa konsumsi brokoli dalam jangka panjang membantu mencegah penumpukan lemak.

Teh hijau

Sebuah tinjauan 2015 di World Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa teh hijau dapat membantu menurunkan kadar lemak dalam darah dan di seluruh tubuh. 

Salah satu studi yang disertakan melaporkan penurunan kadar lemak di hati pada orang yang mengonsumsi 5–10 cangkir teh hijau per hari.

Teh hijau menyediakan beberapa antioksidan, seperti katekin, yang dapat membantu memperbaiki penyakit hati berlemak.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok