0 Poin
Penyakit Paru Obstruksi Kronis

Punya Kebiasaan Merokok? Waspada PPOK

Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) adalah penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat kita saat ini. PPOK disebabkan oleh berbagai hal, namun penyebab PPOK yang paling sering terjadi yaitu karena merokok. 

Kondisi PPOK tidak boleh dianggap remeh karena penyakit ini menyerang paru-paru dan berdampak sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan kematian. Ironisnya, penyebab utama penyakit ini ternyata adalah kebiasaan merokok.

Seseorang bisa terjangkit PPOK karena adanya peradangan pada paru-paru yang kemudian berkembang dalam jangka waktu lama dan menyebabkan aliran udara dari paru-paru terhalang. Penderita PPOK selalu mengalami kesulitan bernapas karena adanya pembengkakan dan lendir atau dahak di saluran pernafasan penderita PPOK.

Risiko terjangkit PPOK meningkat pada orang-orang usia tua atau lansia dan aktif merokok dalam jangka waktu yang lama. PPOK menyerang orang yang merokok secara aktif maupun pasif sebagai akibat dari terhirup asap rokok.

Secara umum proses rokok yang dapat menyebabkan kerusakan saluran pernafasan adalah karena di dalam asap rokok terdapat ribuan zat berbahaya yang dapat merusak Kesehatan kita

Zat-zat berbahaya yang terdapat dalam rokok tersebut masuk saluran pernafasan selanjutnya menempel pada saluran pernapasan, yang lambat laun dapat bertumpuk di saluran pernapasan sehingga menyebabkan infeksi. 

Sementara itu produksi lender makin bertambah banyak dan kondisi ini sangat mendukung untuk perkembang biakan kuman. Apabila kondisi tersebut terjadi terus menerus maka akan terjadi radang dan penyempitan saluran nafas serta berkurangnya elastisitas saluran pernafasan dan paru-paru. 

Besar kecilnya intensitas dan waktu paparan zat-zat berbahaya dalam asap rokok akan berpengaruh terhadap kondisi saluran pernafasan. Semakin sering terpapar asap rokok maka akan mempercepat terjadinya kerusakan saluran pernapasan. Kondisi inilah yang menyebabkan perokok rentan mengalami PPOK.

Penyakit Paru Obstruksi Kronis berkembang secara perlahan dan tidak menunjukkan gejala khusus pada tahap awal. Gejala PPOK muncul ketika sudah terjadi kerusakan yang signifikan pada paru-paru.

Sejumlah gejala yang biasanya dialami oleh penderita PPOK adalah batuk tidak kunjung sembuh yang dapat disertai dahak, napas tersengal-sengal (terutama saat melakukan aktivitas fisik), berat badan menurun, nyeri dada, mengi, dan lemas.

YesDok menyediakan dokter profesional yang memungkinkan Anda berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

(foto: the guardian)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok