0 Poin

Pria Ini Terjangkit Rabies Setelah Menggunakan iPad, Kok Bisa?

Terlalu lama memainkan perangkat elektronik seperti smartphone atau iPad memang berbahaya. Banyak efek buruk dari penggunaan jangka panjang. Namun efek buruk dari penggunaan gadget yang berbeda diterima oleh Roy Syvertson.

Pria asal New Hampshire ini diharuskan mengambil pengobatan rabies setelah seekor kelelawar bersembunyi di casing tabletnya dan menggigitnya,

"Rasanya seperti sengatan lebah. Dan aku melihat, dan kelelawar keluar dari sini, di antara penutup dan bagian belakang pad. Dan kemudian saya bangun, masih meremasnya, yang saya yakin dia tidak senang, dan saya membawanya keluar," cerita Syvertson.

Pagi berikutnya dia menyadari bahwa kelelawar tersebut menghabiskan malam di kasing iPad-nya. Namun, hewan itu ditemukan mati pada hari itu, yang mendorong Syvertson untuk mencoba memeriksa kesehatan tubuhnya.

Ia meminta informasi terkait rabies pada otoritas New Hampshire’s Fish and Game. Petugas terkait mengkonfirmasi bahwa kelelawar yang mengigit Syvertson memiliki rabies. Untungnya Syvertson bisa mendapatkan perawatan dengan segera.

New Hampshire adalah rumah bagi delapan spesies kelelawar yang berbeda. Syvertson bukan orang pertama yang melaporkan pertemuan yang berpotensi mematikan dengan kelelawar.

Pada November 2018, Gary Giles, 55 tahun dari Utah, meninggal setelah tertular penyakit karena kelelawar. Istrinya berkata Giles bermain dengan kelelawar yang mendarat di tangannya dan menjilat jari-jarinya.

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa mereka tidak tahu bahwa kelelawar itu menderita rabies. Kematian Giles adalah yang pertama dari kasus semacam itu di Utah sejak 1944.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kelelawar adalah salah satu sumber rabies yang paling umum di AS, bersama dengan rakun, sigung, dan rubah.

Rabies merusak sistem saraf pusat, yang dapat menyebabkan penyakit otak dan kematian. Gejala infeksi termasuk sakit kepala, demam, lemah dan tidak nyaman, yang nantinya akan menyebabkan insomnia, kecemasan, kebingungan dan kelumpuhan.

CDC mengatakan infeksi biasanya menjadi lebih parah dari hari ke hari. Maka dari itu diperlukan perawatan yang efektif dan sesegera mungkin untuk terhindar dari efek rabies.

(Foto: Laptopmag.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di