0 Poin
Seorang wanita sedang memakai masker

Perangkat Clip-On Ini Bisa Mendeteksi Virus COVID-19

Banyak penelitian telah menguji perangkat elektronik yang akan digunakan untuk mendeteksi paparan virus COVID-19.

Umumnya, seseorang dapat mengetahui jika terinfeksi virus ketika hasil Rapid Test mereka positif.

Beberapa negara bagian di Amerika Serikat sudah memiliki aplikasi di smartphone mereka yang akan mendeteksi virus ini. Sayangnya, hal ini belum tersedia bagi semua orang.

Melansir dari USA Today, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 11 Januari di jurnal online peer-review Environmental Science dan Technology Letters, Yale University telah mengembangkan perangkat clip-on yang praktis digunakan untuk mendeteksi tingkat rendah virus corona di udara sekitar Anda.

Hingga saat ini, perangkat pengambilan sampel udara yang besar telah digunakan untuk mendeteksi tetesan virus di udara dari orang yang batuk, bersin, dan berbicara. 

Dalam upaya pengambilan sampel yang mudah, mereka merancang Fresh Air Clip, sebuah alat pengambilan sampel udara yang dicetak 3D dengan diameter sekitar 1 inci. 

Fresh Air Clip adalah perangkat yang mudah digunakan untuk mendeteksi paparan SARS-CoV-2 di udara. Dengan klip ini, kami bisa mendeteksi salinan virus pada tingkat rendah yang jauh dibawah perkiraan dosis infeksi SARS-CoV-2.” kata penulis studi dan pembuat chip Krystal Goddri Pollit, asisten profesor epidemiologi di Yale School of Public Health dan profesor chemical and environmental di Yale, dalam siaran pers mengenai penelitian ini.

Para peneliti mempunyai 62 subjek uji yang memakai klip antara bulan Januari dan Mei 2021. Beberapa memakai klip saat bekerja di restoran, tempat penampungan tunawisma dan fasilitas perawatan kesehatan, sementara yang lain memakainya dalam kegiatan keseharian misalnya berbelanja.

Peserta diminta untuk memakai klip tersebut di tempat kerja selama lima hari secara berturut-turut. Kemudian, film yang terdapat di dalam klip diuji keberadaan virusnya. 

Para peneliti menemukan bukti COVID-19 dalam 5 klip. 4 dipakai oleh pekerja restoran, satu orang oleh orang yang bekerja di tempat penampungan tunawisma. Mereka mendeteksi tingkat virus di bawah jumlah yang menginfeksi. Peneliti menggunakan Fresh Air Clip dalam studi tambahan di fasilitas perawatan kesehatan di Connecticut dan berharap mampu menyediakan untuk seluruh publik di masa mendatang.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok