0 Poin
Penyebab Suara Serak

Penyebab Suara Serak yang Perlu Diwaspadai

Suara serak adalah perubahan kualitas pada suara yang bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang. Perubahan itu sendiri dapat berupa suara yang menjadi parau, lemah, atau sulit untuk dikeluarkan. 

Kondisi ini menandakan adanya masalah pada pita suara. Saat berbicara, pita suara menyatu dan aliran udara dari paru-paru berembus sehingga membuat pita suara bergetar. Getaran tersebut menghasilkan gelombang suara yang melewati rongga tenggorokan, mulut, dan hidung, kemudian keluar sebagai bunyi.

Kualitas bunyi atau suara ditentukan oleh ukuran dan bentuk pita suara, serta kondisi rongga yang dilewati oleh gelombang suara. Perbedaan suara juga tergantung pada besarnya tegangan di pita suara. Makin tinggi tegangan di pita suara, makin tinggi pula suara yang dihasilkan. 

Begitu juga sebaliknya. Suara serak bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah gejala dari kondisi lain. Meski bukan merupakan kondisi darurat, suara serak dapat menjadi tanda dari kondisi yang serius, terutama jika sudah berlangsung cukup lama. 

Penyebab suara serak antara lain peradangan pada laring (laringitis) oleh karena infeksi virus, bakteri, atau jamur, alergi, GERD yang menyebabkan asam lambung naik dan mengiritasi tenggorokan, laring, dan pita suara, serta penggunaan pita suara yang berlebihan. 

Penyebab yang lainnya adanya pertumbuhan jaringan abnormal pada pita suara, seperti nodul, polip dan kista. Umumnya terjadi jika pita suara terlalu sering kontraksi secara berlebihan misalnya berbicara atau bernyanyi dengan suara yang keras, berbicara dalam waktu yang lama, berbicara dalam nada yang terlalu tinggi atau rendah, berbisik dan batuk.

Suara serak juga bisa disebabkan luka pada pita suara. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh cedera dari luar yang mengenai pita suara, penggunaan selang pernapasan untuk operasi, atau pemakaian alat bantu napas (ventilator). 

Pita suara dapat menjadi lebih tipis dan melemah seiring bertambahnya usia. Namun, lemahnya pita suara juga dapat terjadi akibat cedera saraf ketika lahir. Seseorang dengan pita suara lemah biasanya memiliki suara yang kecil dan seperti terengah-engah. Pembuluh darah di pita suara dapat pecah ketika seseorang mengeluarkan suara terlalu keras atau secara terus-menerus.

Kapan Anda perlu berkonsultasi ke dokter? 

Lakukan konsultasi ke dokter jika Anda mengalami keluhan suara serak, terutama jika tidak membaik setelah lebih dari 10 hari. Namun, jangan menunda untuk ke dokter jika suara serak disertai dengan gejala-gejala berikut kesulitan bernapas atau menelan, sakit saat berbicara, batuk darah, benjolan di leher dan suara hilang sama sekali.

Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda, pada dokter spesialis di aplikasi YesDok.

(foto: the specialist)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok