0 Poin
Obat-obatan.

Penyebab Bertambahnya Berat Badan Dalam Jangka Waktu yang SIngkat

Kebanyakan orang mengalami fluktuasi dalam berat badan mereka, dan itu umum untuk menambah berat badan dari waktu ke waktu. Namun, jika seseorang menambah berat badan dalam waktu yang sangat singkat tanpa alasan yang jelas, ini bisa menjadi tanda dari penyakit serius. 

Berikut beberapa penyebab seseorang bisa menambah berat badan dalam jangka waktu yang singkat:

Obat-obatan

Obat-obatan tertentu dapat berdampak pada kenaikan berat badan seseorang. Menurut Obesity Action Coalition, beberapa obat-obatan bisa membuat seseorang naik berat badan hingga beberapa kilogram dalam berbulan-bulan.

Beberapa obat-obatan yang berdampak signifikan terhadap kenaikan berat badan adalah obat-obatan untuk penyakit seperti:

  • Kejang-kejang

  • Diabetes melitus

  • Tekanan darah tinggi

  • Depresi 

Insomnia

Penelitian telah menunjukkan bahwa kekurangan tidur bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Perubahan siklus tidur berdampak pada pola makan dan suasana hati, mengakibatkan seseorang makan berlebihan. 

Sebuah studi 2013 menemukan bahwa orang yang kurang tidur makan lebih banyak karbohidrat daripada yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi mereka, yang menyebabkan kenaikan berat badan.

Amunizer

Merokok

Beberapa orang awalnya bertambah berat ketika mereka berhenti merokok produk tembakau. Para ahli percaya bahwa ini terjadi baik karena nikotin menekan nafsu makan dan karena gejala tertentu termasuk stres, yang dapat menyebabkan makan berlebihan.

 Sindrom ovarium polikistik

Orang-orang dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) mungkin menemukan bahwa mereka dengan mudah menambah berat badan di sekitar mereka. PCOS menyebabkan ovarium memproduksi hormon seks pria dengan kadar tinggi yang tidak normal.

Gagal jantung

Pertambahan berat badan yang cepat atau pembengkakan di area tubuh tertentu dapat disebabkan oleh retensi cairan dan mungkin merupakan tanda gagal jantung.

Penyakit ginjal

Peningkatan berat badan yang tiba-tiba atau pembengkakan dalam tubuh bisa jadi merupakan gejala penyakit ginjal, seperti gagal ginjal atau sindrom nefrotik, yang merupakan kerusakan pada ginjal.

Jika ginjal tidak berfungsi dengan benar, tubuh dapat menahan cairan, sehingga menambah berat badan. Ginjal yang rusak tidak mampu membuang cairan dari tubuh dengan benar, jadi ini menumpuk di jaringan.

(Foto: mnn.com)

Amunizer
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok