0 Poin
Menggosok gigi

Pentingnya Jaga Gigi dan Mulut Tetap Sehat

Di masa pandemi saat ini banyak orang yang mulai aware dengan permasalahan bau mulut ini karena setiap hari kita menggunakan masker dan dapat dengan mudah mendeteksi adanya bau mulut.

Bau mulut atau dalam istilah medisnya dikenal dengan halitosis merupakan suatu masalah di rongga mulut yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya akibat mengonsumsi makanan yang berbau tajam seperti jengkol atau pete, merokok, kebersihan mulut yang buruk, mulut kering, penggunaan obat-obatan khusus, infeksi rongga mulut, infeksi pada rongga hidung, sinus, tenggorokan, dan paru-paru, adanya penyakit sistemik (kanker, GERD, ginjal, hati, gangguan metabolik), serta masalah psikis.

Rongga mulut adalah jendela kesehatan kita. Sebanyak 700 spesies bakteri berkolonisasi di gigi, gusi, dan permukaan dalam pipi. Dari 700 spesies bakteri ini tidak semuanya jahat, namun ada beberapa bakteri yang perlu kita waspadai.

Terkait penyakit gusi, yaitu ada penyakit inflamasi pada gusi dan tulang penyangga gigi. Berdasarkan data dari Ministry of Health, Labor and Welfare tahun 2011, penyakit gusi menjadi masalah yang paling banyak terjadi pada orang dewasa dan menjadi penyebab terbanyak gigi dicabut.

Penyakit gusi mulai banyak terjadi pada kisaran usia 36 tahun ke atas. Penyakit gusi umumnya disebabkan oleh penumpukan bakteri plak gigi dan juga dapat terkait penyakit sistemik (jantung, diabetes, penyakit pencernaan, dsb). Warna gusi yang sehat yaitu pink coral atau merah muda pucat, tidak ada perdarahan gusi. Tanda awal peradangan gusi yaitu adanya benjolan pada gusi.

Penyakit gusi dapat berdampak pada beberapa bagian tubuh, diantaranya berpengaruh terhadap kualitas hidup secara umum. Orang dengan penyakit gusi berisiko memiliki penyakit jantung, pneumonia dan penyakit saluran napas, memperparah kondisi gula darah pada penderita diabetes, serta berhubungan dengan penyakit sendi.

Oleh karena itu mencegah penyakit gusi ini sangatlah penting. Jika muncul gejala penyakit gusi sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter, untuk ditelusuri terlebih dahulu penyebabnya, sehingga nantinya dapat dilakukan penanganan yang tepat.

Beberapa tips pencegahan penyakit gusi, diantaranya menyikat gigi rutin minimal 2 kali sehari, gunakan benang gigi/sikat gigi khusus sela-sela gigi, berkumur dengan obat kumur jika perlu, bersihkan karang gigi setiap 6 bulan sekali, lakukan check-up gigi rutin ke dokter gigi, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta dapat mengonsumsi probiotik (tablet hisap).

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok