0 Poin
Tonsilitis

Pengobatan Rumahan untuk Radang Amandel atau Tonsilitis

Apakah Anda sudah pernah mengalami radang amandel dan menjalani operasi pengangkatan amandel? Amandel adalah dua kelenjar berbentuk oval yang terletak di bagian belakang tenggorokan. Peran amandel dalam tubuh kita yakni melawan bakteri dan virus yang mencoba masuk ke dalam tubuh melalui hidung dan mulut.

Sebagian  besar kasus radang amandel atau tonsilitis terjadi karena infeksi virus. Namun, infeksi bakteri juga bertanggung jawab pada sekitar 15-30% kasus tonsilitis. Tonsilitis bisa menyerang siapa saja, meskipun penyakit ini lebih sering terjadi pada anak-anak.

Saat mengalami tonsilitis atau radang amandel, disarankan Anda tidak segera panik. Ada beberapa pengobatan rumahan yang bisa membantu mengobati radang amandel atau meringankan gejalanya, yakni:

Meminum air hangat

Tak hanya air putih dengan suhu yang hangat, sup, kaldu, teh, dan lain-lain juga bisa membantu meredakan rasa sakit akibat radang amandel. Teh herbal yang mengandung bahan-bahan seperti madu, pektin, atau glycerin, dapat membantu meredakan gejala radang amandel, karena bahan-bahan alami ini membentuk lapisan pelindung di atas selaput lendir di mulut dan tenggorokan, yang bisa membantu meredakan iritasi.

Mengonsumsi makanan yang dingin

Makanan yang dingin dan lembut, seperti yoghurt atau es krim, dapat membantu membuat tenggorokan mati rasa, sehingga bisa meredakan nyeri untuk sementara. Beberapa makanan atau minuman lain seperti:

  • Es loli
  • Smoothie dingin
  • Air dingin atau air es

Juga bisa membantu meredakan nyeri di tenggorokan akibat radang amandel. Permen yang mengandung mint atau mentol juga bisa memberikan sensasi dingin dan mati rasa di tenggorokan yang kemudian membantu meredakan rasa nyeri akibat radang amandel.

Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam dapat membantu meredakan rasa sakit atau geli pada bagian belakang tenggorokan untuk sementara waktu. Seseorang dapat membuat air garam dengan mencampur 2-3 sendok garam ke dalam segelas air, kemudian mengaduknya hingga larut.

Berkumurlah dengan air garam selama beberapa detik sebelum kemudian mengeluarkannya lagi dari mulut. Sangat diperbolehkan untuk berkumur secara berulang, asal Anda memastikan diri untuk tidak menelan larutan air garam ini.

Akan tetapi, pengobatan dengan berkumur air garam tidak disarankan untuk anak kecil, karena dikhawatirkan ia akan menelan larutan air garam dan tersedak karenanya.

(Foto: donnasadzius.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok