0 Poin

Peneliti Temukan Kebiasaan Menonton TV Bisa Tingkatkan Risiko Kematian

Penelitian telah menemukan tentang efek negatif dari duduk untuk waktu yang lama selama Anda bekerja di kantor. Namun menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, ditemukan bahwa duduk di tempat kerja memiliki sedikit efek lebih baik dibandingkan dengan duduk santai sambil menonton TV.

Orang-orang yang menonton TV selama empat jam atau lebih memiliki risiko penyakit jantung dan meningkatkan risiko kematian hingga 50 persen lebih tinggi. Para peneliti mengatakan temuan itu membantah klaim sebelumnya bahwa semua jenis duduk tanpa gangguan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

"Mungkin sebagian besar orang cenderung menonton televisi selama berjam-jam tanpa bergerak, sementara sebagian besar pekerja sering bangun dari meja mereka," Keith Diaz, penulis studi dan asisten profesor kedokteran perilaku di Sekolah Tinggi Dokter dan Ahli Bedah Vagelos, Universitas Columbia.

Untuk studi tersebut, para peneliti menganalisis gaya hidup dan kesehatan hampir 3.600 orang Afrika-Amerika dari Mississippi selama lebih dari delapan tahun. Setiap peserta melaporkan waktu yang mereka habiskan untuk menonton TV, berolahraga, dan di tempat kerja.

Para peneliti mengatakan penyakit jantung dan risiko kematian menurun ketika para peserta mencoba berolahraga. Tidak ada peningkatan risiko serangan jantung, stroke, atau kematian yang ditemukan pada orang yang mencoba 150 menit atau lebih berolahraga seminggu meskipun menghabiskan empat jam atau lebih di depan TV.

"Temuan kami menunjukkan bahwa bagaimana Anda menghabiskan waktu di luar pekerjaan mungkin lebih penting dalam hal kesehatan jantung," kata Diaz.

Para peneliti mengatakan bahwa meskipun penelitian ini berfokus pada subjek tertentu, temuan mereka dapat diterapkan pada siapa saja dengan gaya hidup yang tidak banyak bergerak. Tim peneliti juga bertujuan untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah mengambil istirahat sejenak dari menonton TV dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

(Foto: KPCC)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
BukanDokterDokteran
DokterBeneran
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di