0 Poin
Trombosis Vena Poplitea

Pembekuan Darah di Belakang Lutut: Gejala dan Penyebabnya

Pembekuan atau gumpalan darah yang terjadi di belakang lutut adalah jenis tromboemboli vena. Ini merupakan kondisi serius yang dapat menyebabkan komplikasi berbahaya, seperti emboli paru.

Vena poplitea terletak di belakang lutut dan mengangkut darah kembali ke jantung. Ketika gumpalan darah terbentuk di vena ini, maka ini merupakan kondisi yang disebut trombosis vena poplitea.

Gejalanya meliputi nyeri, bengkak, dan kemerahan pada area kaki dan lutut. Trombosis vena poplitea dapat terjadi karena aliran darah yang buruk, kerusakan pada pembuluh darah, atau cedera eksternal.

Darah yang mengeras membentuk gumpalan darah. Pembekuan darah terjadi sebagai respons terhadap cedera yang menyebabkan pendarahan. Beluka darah menutup luka dan menghentikan pendarahan, mencegah seseorang kehilangan darah lebih banyak, dan membantu tubuh memulai proses penyembuhan.

Ketika gumpalan darah terbentuk di dalam vena atau arteri, kondisi ini disebut sebagai trombus. Trombus dapat berkembang karena aliran darah yang buruk, kerusakan pada pembuluh darah, atau cedera eksternal. Ini merupakan kondisi yang serius, karena dapat menyebabkan penyumbatan yang benar-benar menghentikan aliran darah.

Vena poplitea berada di belakang lutut. Ini merupakan salah satu dari beberapa pembuluh darah yang membawa darah dari kaki ke vena cava inferior, yang merupakan vena besar yang membawa darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Trombosis vena poplitea adalah suatu kondisi di mana gumpalan darah berkembang di vena poplitea, atau di belakang lutut.

Trombosis vena poplitea merupakan jenis tromboemboli vena, yang juga disebut trombosis vena dalam. Ini berpotensi mengancam nyawa karena trombus bisa terlepas dan berjalan menuju paru-paru melalui jantung. Trombus yang berjalan menuju paru dikenal sebagai emboli paru.

Terkadang, tidak ada penyebab yang jelas dari kondisi ini, namun berbagai faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalaminya. Secara khusus, apa pun yang dapat memengaruhi atau menghambat aliran darah pada area ini dapat meningkatkan risiko pembekuan darah. Ketika darah tidak bersirkulasi dengan baik, darah dapat berkumpul di pembuluh darah, dan membentuk gumpalan darah.

Faktor-faktor yang dapat menghambat aliran darah meliputi:

  • Duduk diam dalam waktu yang lama
  • Kurang aktif atau terlalu lama berbaring di tempat tidur
  • Merokok
  • Obesitas
  • Kehamilan

(Foto: verywellhealth.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok