0 Poin
Herbal

Pemanfaatan Obat Tradisional Sebagai imunomodulator

Pencegahan penularan virus corona tetap dilakukan agar kurva penyebarannya menurun dan keadaan kembali pulih. Selain menerapkan protokol kesehatan dimana pun berada, Anda juga harus menjaga kesehatan tubuh. Salah satu cara menjaga kesehatan adalah dengan memanfaatkan obat tradisional.

Obat tradisional sendiri utamanya digunakan sebagai upaya peningkatan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit, mencegah penyakit dan risiko kesehatan, mengatasi keluhan kesehatan ringan dan pemulihan perawatan kesehatan serta meningkatkan kebugaran. Sedangkan pemanfaatan obat tradisional dalam penanganan COVID-19, ditujukan pada tiga hal yakni meningkatkan imunitas (imunomodulator), mengurangi gejala COVID-19 dan mengatasi faktor komobid COVID-19.

Sebagai Imunomodulator

Tanaman obat yang mengandung zat aktif dan curcumin seperti jahe merah, temulawak, kunyit, meniran dan empon-empon.

Mengurangi Gejala COVID-19

Mengurangi gejala seperti batuk pilek (rimpang kencur), sakit kepala (bawang putih dan antanan), sulit tidur (biji pala) dan mual muntah (jahe).

Mengatasi Faktor Komorbid COVID-19

Tekanan darah tinggi (seledri dan bawang putih), kencing manis atau diabetes (daun salam dan sambiloto) dan obesitas (daun jati belanda dan daun ceremai).

Imunomodulator adalah zat atau obat yang dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu. Ada beberapa jenis tanaman obat yang diketahui memiliki khasiat meningkatkan daya tahan tubuh sesuai dengan bentuknya:

  • Bentuk rimpang: jahe, jahe merah, kunyit, temulawak, kencur dan lengkuas. Tanaman tersebut mengandung quercetin, gingerol, shogaol, curcuminoid, flavonoid.
  • Bentuk daun: sirih, kelor, katuk, pegagan, seledri mengandung zat aktif seperti saponin, flavonoid, alkaloid, polevenoid, tanin, steroid dan triterpenoid.
  • Bentuk batang: serai dapur atau sereh mengandung flavonoid dan fenolik.
  • Bentuk kulit kayu: kayu manis mengandung zat aktif seperti minyak atsiri dan eugenol.
  • Bentuk buah: jeruk nipis, lemon, jambu biji mengadung vitamin C, flavonoid, fenolik dan quercetin.
  • Bentuk biji: jintan hitam yang mengandung zat aktif berupa thymoquinone.  

(Foto: foodal)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok