0 Poin

Otot Anda sering Berkedutan? Waspadai Gejala ini.

Kita pasti pernah mengalami otot kedutan dan rasanya ada sesuatu yang menegang. Ya, sensasi itu memang menjengkelkan. Pasalnya, kita seringkali mengabaikan gejala-gejalanya dan enggan mengunjungi dokter. Tetapi tahukah Anda jika otot sering berkedut, ini berarti Anda berisiko mengidap penyakit saraf?

Otot berkedut atau disebut juga fasikulasi otot adalah kontraksi otot kecil di tubuh. Otot- otot terdiri dari serat yang dikendalikan oleh saraf. Stimulasi atau kerusakan saraf dapat menyebabkan serat otot Anda bergerak-gerak.

Penyebab kedutan otot

Berbagai kondisi dapat menyebabkan otot kedut. Kejang otot kecil biasanya disebabkan oleh pola hidup yang tidak teratur. Namun kejang otot yang parah merupakan akibat dari kondisi serius.

Penyebab kedutan otot kecil

  • Mengonsumsi terlalu banyak kafein atau stimulan lainnya yang dapat menyebabkan otot berkedut.

  • Kedutan biasanya terjadi setelah olahraga atau aktivitas fisik lainnya. Ini paling sering memengaruhi lengan, kaki dan punggung.

  • Kekurangan cairan tubuh juga dapat menyebabkan kontraksi dan kedutan otot, terutama di otot-otot tubuh yang besar seperti kaki,lengan dan dada.

Sebagian besar otot kedutan disebabkan oleh gaya hidup yang tidak teratur, otot kedutan disebabkan oleh masalah kesehatan yang serius. Penyakit ini kerap dikaitkan dengan gangguan sistem saraf terutama otak dan sumsum tulang belakang.

  • Muscular dystrophies adalah suatu penyakit yang turun menurun. Penyakit ini dapat melemahkan otot dan pengidap akan mengalami kedutan di bagian wajah, pinggul dan bahu. 

  • Penyakit Lou Gehrig juga dikenal sebagai sclerosis lateral amyotrophic. Ini adalah kondisi yang menyebabkan sel-sel saraf mati. Kedutan dapat memengaruhi otot-otot di bagian tubuh mana pun, tetapi biasanya terjadi pada lengan dan kaki terlebih dahulu.

  • Atrofi otot tulang belakang merusak sel-sel saraf motorik di sumsum tulang belakang, mempengaruhi kontrol gerakan otot. Ini bisa menyebabkan lidah berkedut.

Bagaimana bisa mencegah otot berkedut terus menerus?

Konsumsi makanan sehat

Atur pola makan Anda dengan baik. Konsumsi banyak buah-buahan atau sayuran.

Tidur yang cukup

Kebanyakan orang membutuhkan enam hingga delapan jam tidur setiap malam untuk tetap sehat. Tidur membantu tubuh menyembuhkan dan memulihkan serta memberi waktu bagi saraf Anda untuk beristirahat.

Atasi stres

Untuk mengurangi stres dalam hidup Anda, cobalah teknik relaksasi, seperti meditasi, yoga, atau Tai Chi. Olahraga setidaknya tiga kali seminggu juga merupakan cara terbaik untuk mengatasi stres. 

Batasi asupan kafein Anda

Hindari minuman berkafein atau makanan yang mengandung kafein. Makanan dan minuman ini dapat meningkatkan otot berkedut.

(Foto: medicalnewstoday.com)

 

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
BukanDokterDokteran
DokterBeneran
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di