Obesitas dapat sebabkan Radang sendi

Penelitian baru menunjukkan bahwa Obesitas dapat mempercepat dan memperkuat gejala penyakit rheumatoid arthritis atau yang biasa disebut radang sendi atau rematik.

“Pasien dari radang sendi ini mungkin lebih fokus pada aktivitas penyakit, tetapi kita juga harus mempertimbangkan kondisi umum obesitas, yang dapat berkontribusi pada masalah-masalah yang biasanya dikaitkan dengan radang sendi itu sendiri," kata penulis studi yang juga asisten profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran Perelman Universitas Pennsylvania, Amerika, Dr. Joshua Baker seperti dilansir laman WebMD. Selain itu menurutnya, penurunan berat badan yang tidak disengaja mengingatkan bahwa pasien mungkin menjadi lemah dan berisiko menyebabkan kecacatan.

Rheumatoid arthritis adalah merupakan penyakit autoimun, penyakit ini berkembang ketika sel-sel kekebalan yang biasanya melawan kuman kali inimenyerang selaput sendi, atau tulang rawan. “Hal tersebut dapat menyebabkan sendi dan tulang sekitarnya membengkak, serta secara bertahap akan mengikisligamen dan otot. Rheumatoid arthritis juga akan memburuk dari waktu ke waktu dansering menyebabkan kecacatan,” papar dr Baker.

Umumnya penyakit ini menyerang pada sendi-sendi bagian jari, pergelangan tangan, bahu, lutut, dan kaki. Pada penderita stadium lanjut akan membuat si penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari dan kualitas hidupnya menurun. Gejala yang lain yaitu berupa demam, nafsu makan menurun, berat badan menurun, lemah dan kurang darah. Namun kadang kala si penderita tidak merasakan gejalanya.

Untuk penelitian, dr Baker dan rekan-rekannya melihat efek obesitas pada perkembangan rheumatoid arthritis pada lebih dari 25.000 orang yang menderita penyakit ini. Para peneliti menemukan bahwa penyakit ini berkembang lebih cepat pada mereka yang sangat gemuk tanpa menghiraukan tingkat peradangan di persendian mereka.

"Jadi, penelitian ini menunjukkan bahwa pasien dengan rheumatoid arthritis dan obesitas akan mendapat manfaat dari penurunan berat badan yang disengaja atau diet seimbang melalui strategi manajemen yang komprehensif," ujar dr Baker.

Meskipun penelitian tidak dapat membuktikan hubungan sebab-akibat, para peneliti menyarankan bahwa perawatan dan strategi baru sangat penting untuk membantu orang yang ingin mempertahankan berat badannya dengan sehat dan dapat membantu mencegah kecacatan pada mereka yang menderita penyakit  rheumatoid arthritis.

“Temuan kami dapat membantu para dokter untuk mengenali tanda-tanda kelemahan pada pasien rheumatoid arthritis dan mungkin bisa menjelaskan pada mereka mengenai manfaat dari latihan kekuatan dan terapi fisik untuk mencegah berbagai penyakit,” jelas dr Baker.

Foto : drnaveedhealthcare.com

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL
 

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di