0 Poin
Keju

Mitos Seputar Keju yang Perlu Diluruskan

Keju disukai oleh banyak orang. Rasanya yang asin dan gurih membuat keju cocok untuk menjadi pelengkap dari banyak olahan, khususnya berbagai makanan manis. Namun, beberapa orang menganggap keju adalah salah satu makanan yang tidak sehat. Seringkali konsumsi keju dikaitkan dengan peningkatan kalori dan kolesterol jahat dalam tubuh.

Sebenarnya, keju yang merupakan salah satu produk olahan susu merupakan makanan yang sehat, apalagi jika Anda mengonsumsinya dalam jumlah yang sedang. Sayangnya, banyak mitos seputar keju yang membuat citra keju menjadi makanan yang tidak sehat. Mari kita kupas bersama satu-satu, apa saja anggapan atau mitos seputar keju yang harus diluruskan.

Mitos: Keju menyebabkan penyakit jantung

Fakta: Keju mozzarella memiliki kalsium, fosfor, dan magnesium yang dapat memperkuat tulang. Konsumsi keju mozzarella yang bebas lemak malah dapat mencegah penyakit jantung karena rendah lemak dan kalori. Tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa keju dapat menyebabkan penyakit jantung.

Mitos: Keju dibuat dengan rennet

Fakta: Banyak orang, khususnya vegetarian, enggan menambahkan keju ke dalam makanan mereka sebab mereka berpikir bahwa keju dibuat dengan rennet, yakni zat yang ditemukan dalam perut sapi. Rennet dipercaya berfungsi untuk mengentalkan susu. Padahal faktanya, tak semua keju dibuat dengan rennet. Keju yang dibuat khusus vegetarian tidak dibuat dengan rennet.

Mitos: Warna mendefinisikan rasa keju

Fakta: Warna diberikan pada keju dengan menggunakan bahan pewarna makanan. Pewarna ini memberi warna kuning pada keju. Warna tidak berperan dalam membedakan rasa dari beragam varian keju. Bakteri yang digunakan saat membuat keju lah yang berperan memberikan rasa pada keju. Bakteri dapat memengaruhi warna, rasa, dan aroma keju.

Mitos: Lemari es tidak akan merusak keju

Fakta: Menyimpan keju dalam lemari es memang diperbolehkan, tapi terlalu lama menyimpannya dalam suhu yang beku atau terlalu dingin, bisa merusak tekstur dan rasa keju. Suhu yang rendah dapat mengubah keseimbangan lemak dalam susu, yang merupakan bahan utama pembuat keju. Pastikan untuk menaruh keju ke dalam wadah plastik kedap udara terlebih dulu sebelum menyimpannya dalam lemari es, dan pastikan keju tidak disimpan di dalam freezer.

(Foto: dailymail.co.uk)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok