Mitos Berolahraga Malam Hari

Siapa yang tidak menginginkan tubuh yang sehat dan bugar. Hanya nyatanya berpuasa di bulan Ramadan menuntut kita pintar-pintar mengubah waktu olahraga, termasuk memutar jadwal dari pagi ke malam hari.  Kenyataannya banyak orang mengeluhkan kesulitan tidur setelah olahraga di malam hari. Apakah salah berolahraga di malam hari?  Dilansir laman Runner World, berikut faktor yang menyebabkan diri sulit tidur setelah berolahraga. 

Salah Memilih Menu Latihan
Ber

olahraga di malam hari kala Ramadan mungkin pilihan yang tepat karena diri tercukupi dengan cairan. Pilihlah menu latihan yang ringan dengan kata lain menyiksa jantung lebih keras. Jangan lupa pendinginan setelah olahraga dan meregangkan pikiran agar lebih mudah menyambut waktu tidur.


Olahraga Mendekati Waktu Tidur
Para ahli berpendapat olahraga malam sebaiknya minimal dilakukan 3 jam sebelum waktu tidur. Olahraga terlalu malam berakibat pada hormon adrenalin dan kortisol yang membuat tubuh lebih energik dari biasanya. 


Durasi Terlalu Lama
Estimasikanlah durasi ketika hendak berolahraga di malam hari. Olahraga umumnya membuat diri memperolah hormon endorphin, yaitu hormon yang bisa membuat diri bahagia dan ketagihan. Alih-alih ingin bugar, justru bisa menyebabkan kebablasan. Sepeda statis atau sekadar berlari di treadmill dalam ruangan bisa menjadi pilihan karena bisa mensiasati timer geraknya. 

(foto: steemit.com)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
Olahraga
Olahraga malam
Tubuh bugar olahraga
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di