0 Poin

Mitos Berolahraga Malam Hari

Siapa yang tidak menginginkan tubuh yang sehat dan bugar. Hanya nyatanya berpuasa di bulan Ramadan menuntut kita pintar-pintar mengubah waktu olahraga, termasuk memutar jadwal dari pagi ke malam hari.  Kenyataannya banyak orang mengeluhkan kesulitan tidur setelah olahraga di malam hari. Apakah salah berolahraga di malam hari?  Dilansir laman Runner World, berikut faktor yang menyebabkan diri sulit tidur setelah berolahraga. 

Salah Memilih Menu Latihan
Berolahraga di malam hari kala Ramadan mungkin pilihan yang tepat karena diri tercukupi dengan cairan. Pilihlah menu latihan yang ringan dengan kata lain menyiksa jantung lebih keras. Jangan lupa pendinginan setelah olahraga dan meregangkan pikiran agar lebih mudah menyambut waktu tidur.


Olahraga Mendekati Waktu Tidur
Para ahli berpendapat olahraga malam sebaiknya minimal dilakukan 3 jam sebelum waktu tidur. Olahraga terlalu malam berakibat pada hormon adrenalin dan kortisol yang membuat tubuh lebih energik dari biasanya. 


Durasi Terlalu Lama
Estimasikanlah durasi ketika hendak berolahraga di malam hari. Olahraga umumnya membuat diri memperolah hormon endorphin, yaitu hormon yang bisa membuat diri bahagia dan ketagihan. Alih-alih ingin bugar, justru bisa menyebabkan kebablasan. Sepeda statis atau sekadar berlari di treadmill dalam ruangan bisa menjadi pilihan karena bisa mensiasati timer geraknya. 

(foto: steemit.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok