0 Poin
Mitos atau Fakta: Perut Buncit Bayi Harus Pakai Gurita

Mitos atau Fakta: Perut Buncit Bayi Harus Pakai Gurita

Penggunaan gurita di Indonesia memang cukup populer digunakan pada bayi baru lahir. Hal ini dipercaya oleh orang tua zaman dulu agar perut bayi baru lahir tidak membuncit. Padahal perut buncit pada bayi baru lahir memanglah wajar terjadi. Lalu, apakah penggunaan gurita pada bayi baru diperbolehkan?

Perut bayi baru lahir memang tampak membuncit. Namun jangan khawatir karena hanya bersifat sementara yang nantinya bentuk perutnya akan berbentuk normal. Besar kecilnya perut bayi sebenarnya tergantung pada ketebalan kulit bayi, lemak dibawah kulit dan otot perut. Sehingga belum mampu menahan gerakan usus yang mendorong keluar. Inilah yang membuat perut bayi tampak buncit atau kembung.

Sedangkan secara medis, dokter sudah melarang penggunaan gurita pada bayi baru lahir. Karena hingga saat ini belum diketahui manfaatnya untuk bayi baru lahir. Bahkan penggunaan gurita yang terlalu ketat dapat menimbulkan bahaya pada bayi baru lahir.

Penggunaan gurita yang ketat pada bayi dapat mengganggu pernapasan hingga sesak napas. Perlu diketahui bahwa bayi baru lahir belum bisa langsung bernapas dengan paru-paru. Tetapi bernapas melalui perut.

Bayi masih bernapas cepat dibandingkan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Tingkat kecepatan bayi bernafas adalah 40 kali nafas per menit. Dan akan berkurang menjadi 20-30 kali nafas per menit saat ia tertidur.

Tidak jarang pula bayi yang kurang nyaman dengan pemakaian gurita. Belum lagi menggunakan pakaian yang membuat bayi menggunakan bahan yang berlapis-lapis menutupi tubuhnya. Penggunaan gurita dengan alasan untuk mencegah pusar bodong pun tidaklah tepat. Karena penggunaan gurita hanya akan menimbulkan gesekan yang memicu timbulnya iritasi dan menempelnya kotoran dari gurita ke pusar si kecil. Sementara kebersihan sekitar tali pusar bayi yang belum puput sangat penting untuk dijaga.

Daripada orang tua sibuk memikirkan cara mengempeskan perut bayi yang buncit dengan gurita, lebih baik memikirkan cara bagaimana bayi tidak terlalu banyak menelan udara. Sebab, udara yang tertelan oleh bayi misalnya dari menyusu melalui dot dapat membuat perut bayi dipenuhi oleh gas dan membuat perutnya kembung. Akibatnya, perut bayi kembung dan membuatnya tidak nyaman serta rewel.

(Foto: the indian express)


 

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok