0 Poin
Menyusui

Menyusui Bisa Jadi KB Alami, Benarkah?

Kebanyakan pasangan suami istri mendambakan kehadiran buah hati. Setelah melahirkan si kecil, ada beberapa pasangan yang memutuskan untuk memberi jarak pada kehamilan berikutnya. Idealnya, jarak dari satu anak ke anak berikutnya adalah tiga tahun. Apalagi bagi ibu yang melahirkan secara caesar, hal ini tentu sangat dianjurkan.

Untuk memberi jarak pada kehamilan berikutnya agar tidak terlalu dekat, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan dengan salah satunya KB. KB sendiri terdiri dari banyak jenis, namun tidak semua wanita mau menggunakan KB. Terutama KB suntik hormon yang sangat memengaruhi kenaikan berat badan dan menstruasi. Ada pula wanita yang menggunakan KB alami dengan cara menyusui si kecil. Lalu apakah benar menyusui si kecil bisa jadi KB alami?

Ya, menyusui bisa menjadi KB alami atau disebut juga dengan Metode Amenorea Laktasi (MAL). Tapi, bila Anda ingin menjalani KB alami dengan cara menyusui, ada syarat yang harus dipenuhi agar KB berjalan efektif. Syarat tersebut meliputi ibu belum menstruasi setelah melahirkan, bayi berusia 0-6 bulan, dan bayi harus menyusui secara eksklusif dan rutin. Itu artinya, jarak menyusui si kecil tidak boleh ada jeda waktu terlalu lama lebih dari 4 jam dalam 24 jam.

Pastikan pula si kecil menyusu langsung dan on demand atau sesuai permintaan, tidak dijatah atau dijadwalkan. Rata-rata frekuensi menyusunya adalah 10-12 kali agar KB alami ini optimal. KB MAL ini sangat berisiko tinggi ibu tidak berkomitmen dan konsisten untuk menyusui si kecil.

Anda harus tetap menggunakan alat kontrasepsi bila salah satu syarat dari KB alami tidak dapat terpenuhi. Alat kontrasepsi yang cocok bagi ibu menyusui adalah KB non hormonal seperti IUD dan kondom.

Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter tanpa ribet seputar KB, kehamilan dan informasi kesehatan lainnya hanya di aplikasi YesDok.

(Foto: Freepik/yanelya)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok