0 Poin
Seorang wanita menggunakan inhaler.

Mengendalikan Gejala Asma Akibat Stres Berlebihan

Stres merupakan pemicu utama yang dapat menyebabkan keparahan gejala asma.

Kecemasan dan stres terkadang membuat penderita asma merasakan sesak napas dan disertai dengan gejala yang memburuk.

Saat ini masih ada penelitian lanjut mengenai bagaimana stres memainkan peran dalam pemicu utama asma. Stres timbul untuk memicu asma bagi beberapa orang.

Sebuah studi telah menemukan bahwa pengalaman seseorang yang diliputi oleh stres dan kecemasan cenderung meningkatkan risiko serangan asma dua kali lipat oleh anak kecil yang menderita asma.

Penelitian juga menunjukkan bahwa respon tubuh terhadap stres memicu kekebalan tubuh dan menyebabkan pelepasan hormon tertentu. 

Kondisi ini bisa memicu peradangan dan inflamasi dalam saluran udara pada paru-paru, memicu serangan asma.

Ketika seseorang mengalami stres, mereka mungkin memperhatikan jika gejala mereka kembali kambuh. 

Jangka waktu stres yang lama ini mampu meningkatkan keparahan, frekuensi dan durasi pada gejala-gejala asma.

Stres bisa menyebabkan seseorang menjadi lebih sensitif terhadap serangan asma mereka dan membuat inflamasi lebih buruk serta memicu kesulitan bernapas dan sesak napas.

Gejala asma akibat stres

Seseorang mungkin bisa memperhatikan ketika gejala asma mereka semakin memperburuk ketika mereka merasa cemas dan stres berlebihan. 

Gejala asma termasuk:

  • Dada terasa ketat
  • Sesak napas
  • Kesulitan bernapas
  • Batuk-batuk
  • Napas terasa lebih cepat

Mengendalikan gejala asma akibat stres

Penderita asma mungkin dapat mengendalikan gejalanya dengan meminimalisir stres dengan gaya hidup untuk membantu mengurangi kadar stres.

Memperoleh stres yang cukup, mengonsumsi diet yang sehat dan seimbang dan olahraga rutin adalah strategi yang efektif dalam mengendalikan stres yang mampu mengurangi keparahan gejala asma.

Penderita asma juga bisa melakukan perawatan untuk asma dalam jangka waktu yang panjang. Inhaler dapat digunakan sebagai obat dalam bentuk hirup yang menjadi pertolongan pertama apabila seseorang mengalami serangan asma.

(Foto: home.bt.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok