0 Poin
Smiling depression.

Mengenali Smiling Depression dan Pengobatannya

Smiling depression merupakan suatu ungkapan untuk menggambarkan seseorang yang menyembunyikan depresi dibalik topeng senyumannya. Mereka terlihat bahagia di luar tetapi pada realitasnya, mereka mungkin bergumul dengan perasaan putus asa dan kesedihan di dalam.

Karena mereka dapat menyembunyikan depresi mereka dengan baik, orang-orang dengan depresi tersenyum sulit mendapatkan perawatan yang sangat mereka butuhkan.

Orang yang menjalani kehidupan dengan memiliki jenis penyakit mental yang dibiarkan cenderung berisiko dalam menyakiti diri sendiri.

Depresi yang tersenyum bukanlah diagnosis medis. Ini adalah istilah yang digunakan para profesional kesehatan mental untuk menggambarkan orang dengan gangguan depresi yang menyembunyikan gejala mereka dari orang lain.

Depresi bukanlah hal yang sama dengan perasaan sedih yang datang sesekali. Depresi menghantui dan menggerogoti pikiran serta fisik seseorang yang menyebabkan mereka sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Jika seseorang terdiagnosa memiliki depresi, kesedihan terasa seperti tidak ada sesuatu yang dapat mengurangi perasaan suram dan putus asa mereka. 

Gejala dan tanda-tanda

Gejala cenderung berkembang secara bertahap selama beberapa hari atau minggu dan dapat sangat bervariasi dari orang ke orang. Gejala-gejala ini mungkin termasuk:

  • Suasana hati tertekan

  • Kelelahan dan kekurangan energi

  • Perubahan suasana hati

  • Kecemasan atau kecenderungan untuk khawatir

  • Perubahan berat badan

  • Cenderung menghindari situasi sosial

  • Sulit untuk membuat keputusan

  • Kerap merenung dan memiliki pikiran-pikiran yang mengganggu

Pengobatan

Obat-obatan

Terdapat beberapa obat resep yang bisa membantu menangani depresi. Pada umumnya, ini bisa memakan beberapa waktu bagi obat untuk bekerja.

Psikoterapi

Psikoterapi, juga dikenal sebagai terapi bicara, adalah pengobatan yang digunakan oleh spesialis atau profesional kesehatan mental untuk membantu memahami pikiran serta perasaan mereka dan mengubah pola pikir.

Nutrisi

Mengonsumsi beragam makanan bergizi, termasuk buah dan sayuran berwarna dan lemak sehat, dapat membantu mengurangi beberapa gejala depresi.

Kelola stres

Stres kronis dapat berpengaruh pada pengembangan gejala depresi.

Mempelajari dan mempraktikkan teknik manajemen stres dan langkah-langkah gaya hidup dapat membantu seseorang mengelola gejala depresi.

Jika Anda merasa memiliki gejala depresi,  penting untuk tidak melakukan diagnosa diri sendiri. Berkonsultasilah dengan dokter di pelayanan kesehatan YesDok untuk mengidentifikasi gejala dan memperoleh pengobatan yang tepat bagi Anda.

Sangat membantu untuk mengatakan kepada seseorang yang memiliki depresi tersenyum bahwa mereka tidak sendirian dan mengingatkan mereka bahwa dengan waktu dan pengobatan, mereka akan menjadi lebih baik.

(Foto: bridgewaysoberliving.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok