0 Poin
Milia

Mengenal Masalah Kulit Milia pada Bayi

Masalah kulit bisa terjadi pada siapa saja, termasuk bayi baru lahir. Bercak merah atau benjolan putih kecil di hidung, dagu, dan pipi merupakan yang sering muncul. Masalah kulit ini biasanya muncul 2-3 minggu setelah lahir. Benjolan-benjolan putih ini disebut milia.

Milia adalah kondisi kulit di mana benjolan kecil berwarna putih atau kuning muncul di hidung dan dagu bayi yang baru lahir. Benjolan ini biasanya ditemukan berkelompok. Beberapa bayi juga mengalami milia di gusi atau langit-langit mulut. Namun satu yang harus diingat, milia bukanlah masalah serius karena tidak akan menyebabkan masalah pada bayi.

Milia adalah kondisi yang cukup normal, dan memengaruhi hampir 40 hingga 50 persen bayi yang baru lahir. Milia tidak berbahaya dan tidak menyakitkan. Meski sering ditemukan pada bayi, orang dewasa juga bisa memiliki masalah milia.

Milia terjadi ketika keratin terperangkap di bawah permukaan kulit. Keratin adalah protein yang ada di rambut dan di jaringan kulit kita. Ini juga disebabkan ketika sel-sel kulit mati terperangkap di lapisan kulit, alih-alih terkelupas.

Kelenjar minyak pada bayi masih berkembang. Ini membuat kulit mati tidak bisa terkelupas sepenuhnya. Kulit mati yang terperangkap di permukaan kulit menyebabkan benjolan putih kecil yang disebut milium, dan sekelompok benjolan putih ini disebut milia.

Milia biasanya muncul di hidung dan dagu. Milia biasanya berwarna putih atau kuning. Meskipun tidak menyebabkan rasa sakit atau gatal, namun area kulit terdampak milia mungkin akan tampak merah dan meradang saat kulit bayi bergesekan dengan seprai yang kasar. Tak hanya di hidung dan dagu, beberapa kasus milia ditemukan di bagian pipi atas dan bahkan di kelopak mata.

Milia sangat berbeda dengan jerawat bayi, yang dapat ditandai dengan benjolan merah dan meradang yang berisi nanah. Milia terbentuk di lapisan superfisial kulit, ini juga membantu membedakannya dengan jerawat bayi. Beberapa bayi bisa langsung memiliki milia bahkan setelah ia lahir, sedangkan beberapa bayi lainnya mengalami kondisi milia setelah 2-3 minggu dari waktu mereka lahir.

Milia biasanya akan hilang dengan sendirinya, jadi tidak disarankan untuk mengoleskan krim atau salep apa pun pada benjolan yang malah bisa memperburuk kondisinya.

(Foto: motherandbaby.co.uk)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok