0 Poin
Anak sakit

Mengenal Hepatitis Akut Berat pada Anak

Beberapa minggu terakhir masyarakat dkejutkan dengan berita mengenai kejadian luar biasa hepatitis akut berat yang terjadi pada anak. Kejadian luar biasa ini diumumkan oleh badan Kesehatan dunia WHO pada 21 April 2022. 

Perkembangan penyakit yang cepat dan menyebar di berbagai negara serta berdampak buruk pada anak-anak membuat masyarakat dunia panik begitu juga di Indonesia. 

Hepatitis akut merupakan suatu peradangan hati yang dapat menimbulkan kerusakan sel hati sehingga mengganggu fungsi metabolisme dan detoksifikasi racun dalam tubuh. Perdangan hati yang berat memerlukan penanganan lebih lanjut hingga tranplantasi hati dan berdampak buruk pada tubuh hingga dapat menimbulkan kematian.

Kejadian luar biasa ini dimulai dari negara Inggris dimana ditemukannya kasus hepatitis akut berat yang menyerang anak-anak usia 1 bulan hingga 16 tahun yang tidak diketahui penyebabnya. 

Hepatitis misterius ini tidak ditemukan hasil yang positif terhadap virus penyebab hepatitis pada umumnya yaitu virus hepatitis A, B, C D maupun E. Kejadian ini kemudian menyebar secara global hingga dilaporkan sudah ada beberapa kasus di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Penyebab kelainan ini masih belum dapat diketahui dengan pasti. Beberapa menemukan penyakit ini terkait dengan beberapa virus non hepatitis seperti adenovirus dan SARSCOV-2. 

Namun saat ini badan kesehatan dunia WHO serta para ahli belum dapat menyimpulkan penyebab pasti dari kejadian luar biasa ini.  

Kejadian luar biasa hepatitis akut ini juga tidak terkait dan tidak ditemukan bukti terkait vaksin Covid-19.

Lakukan upaya pencegahan agar anak kita tidak terkena penyakit hepatitis akut berat serta kenali tanda dan gejala awal hepatitis akut agar anak kita terlindungi dari dampak buruk kejadian luar biasa hepatitis akut ini.

Upaya-upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Sering mencuci tangan dan terapkan 6 langkah cuci tangan
  • Mengonsumsi makanan dan minuman yang matang
  • Menggunakan alat makan pribadi
  • Menjaga jarak dengan orang yang sakit
  • Membuang tinja dan/atau popok sekali pakai pada tempatnya
  • Tetap terapkan protocol keseharan seperti memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan
  • Lengkapi vaksinasi anak

Tanda dan gejala yang dapat timbul dari hepatitis akut antara lain kuning (yang terlihat pada mata maupun kulit), muntah, buang air besar (BAB) dempul (warna keputihan atau pucat), tubuh lemah atau letargi, diare, mual muntah, sakit perut, demam dan dapat timbul gejala pernapasan seperti sesak napas, batuk dan pilek.

(Foto: Time.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok