0 Poin
Mengenal Gejala Kelainan Penyakit Jantung Bawaan Pada Si Kecil

Mengenal Gejala Kelainan Penyakit Jantung Bawaan Pada Si Kecil

Jantung adalah organ vital pada manusia yang memiliki peran penting. Apalagi saat si kecil masih dalam tumbuh kembang. Kesehatan jantung sangat dibutuhkan untuk mencukupi oksigen yang stabil. Namun sayangnya, ada beberapa kasus kelainan penyakit jantung bawaan pada si kecil. Anda harus mengetahui apa saja gejala kelainan penyakit jantung bawaan pada anak.

Menurut data 7 sampai 8 bayi per 1000 kelahiran hidup dilahirkan dengan penyakit jantung bawaan (PJB). Angka bayi yang mengalami PJB ini terbilang cukup tinggi bila dibandingkan dengan kelainan bawaan jenis lainnya. Misalnya kelainan bawaan saluran cerna, ginjal, paru, anggota gerak dan lainnya.

Anak dengan PJB memiliki kelainan struktur jantung berupa lubang atau defek pada sekat ruang jantung. Hal ini juga bisa menyebabkan penyempitan atau sumbatan katup atau pembuluh darah yang berasal atau bermuara ke jantung. Kelainan struktur jantung ini dapat bersifat tunggal maupun kombinasi. Ada dua tipe PJB sebagai berikut:

Tipe pertama disebut dengan PJB biru (sianotik) adalah jenis penyakit jantung bawaan yang menyebabkan warna kebiruan pada kulit dan selaput lendir di bagan lidah, bibir dan ujung anggota gerak akibat kadar oksigen yang kurang.

Tipe kedua disebut dengan PJB non-sianotik adalah penyakit jantung bawaan yang tidak menimbulkan gejala gagal jantung yang ditandai dengan sesak yang berat. Pembengkakan wajah, anggota great, perut serta gangguan pertumbuhan yang menyebabkan kekurangan gizi.

Melansir dari IDAI, gejala penyakit jantung bawaan tergantung pada jenis kompleksitas kelainannya. Ada gejala dan tanda penyakit jantung bawaan yang dapat dikenali sejak lahir. Namun, ada pula yang gejalanya hanya menimbulkan gejala minimal seperti berat badan sulit naik atau infeksi saluran napas berulang sehingga tidak terdeteksi sampai dewasa.

Biasanya PJB dicurigai bila terdeteksi adanya tanda atau gejala yang berupa gagal jantung, kebiruan, hingga mendengar kelainan bunyi atau bising jantung.

Untuk itu, perlu dilakukan pemantauan yang teliti untuk mendeteksi adanya penyakit jantung bawaan. Karena mengetahui PJB sejak dini sangat penting untuk melakukan tindakan yang tepat.

(Foto: pexels)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok