0 Poin
Manfaat Menyusui Bagi Ibu dan Bayi

Manfaat Menyusui Bagi Ibu dan Bayi

ASI merupakan nutrisi terbaik dan terlengkap untuk bayi. Kandungan ASI yang unik membuat ASI sangat unggul dan tidak dapat ditiru oleh susu formula. Untuk itu, bayi disarankan menyusu ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupannya. Sebenarnya menyusui bukan hanya bermanfaat bagi bayi saja tetapi juga bayi ibu juga loh.

Dari waktu 24 jam pertama melahirkan adalah waktu yang terpenting dalam menentukan keberhasilan menyusui. Bagi ibu yang melahirkan secara Caesar mungkin belum mengeluarkan ASI dalam 24 jam pertama bahkan kadang perlu waktu hingga 48 jam. Meski demikian, setiap ibu setelah melahirkan wajib melakukan IMD atau inisiasi menyusui dini. Cara ini sebagai bentuk rangsangan produksi ASI serta menjalin ikatan batin antara ibu dan anak.

Apalagi ASI pertama atau disebut dengan kolostrum yang berwarna kekuningan ini sangat bermanfaat bagi bayi. Kolostrum berfungsi melapisi saluran cerna agar kuman tidak masuk dalam aliran darah. Keuntungan lainnya dapat melindungi bayi sampai sistem kekebalan tubuh berfungsi dengan baik.

Tidak heran jika menyusui si kecil dapat memberikan perlindungan bagi kesehatan bayi. Banyak penelitian yang menilai pengaruh jangka pendek dan Panjang dari menyusui terhadap kesehatan bayi. Terbukti bahwa bayi yang menerima ASI eksklusif selama enam bulan memiliki risiko lebih rendah terhadap beberapa penyakit. Seperti diare, infeksi saluran napas, infeksi telinga, pneumonia, obesitas, diabetes, alergi, kanker infeksi saluran cerna dan infeksi saluran kemih.

Sedangkan manfaat menyusui bagi ibu sendiri yaitu dapat membantu menurunkan berat badan kembali seperti semula. Sebab, menyusui merangsang uterus untuk berkontraksi kembali ke ukuran semula sebelum hamil. Dengan begitu juga dapat mengurangi pendarahan setelah melahirkan. Kadar hormone oksitosin yang meningkat dipercaya dapat mengurangi perdarahan post partum. Tidak hanya itu, menyusui selama enam bulan dapat meningkatkan kadar antibodi dalam sirkulasi darah. Sehingga setelah melahirkan risiko infeksi dapat berkurang. 

Dengan menyusui, ibu dapat mengurangi risiko terhadap penyakit berbahaya yang mengintai usai melahirkan. Diantaranya risiko kanker payudara, kanker ovarium dan osteoporosis pasca menopause. Belum lagi, menyusui dapat dijadikan sebagai alat kontrasepsi alami. Karena selama menyusui ovulasi akan tertekan sehingga kemungkinan hamil selama menyusui lebih kecil. Namun meski begitu, ibu menyusui bisa menggunakan KB lainnya untuk menunda kehamilan agar lebih tenang.

(Foto: ovia health)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok