0 Poin
Fenugreek

Manfaat Kesehatan Konsumsi Kelabat

Fenugreek atau di sini dikenal dengan kelabat adalah ramuan seperti semanggi yang berasal dari belahan Mediterania dan Eropa selatan. Rempah-rempah ini berasal dari daun dan biji tanaman memiliki rasa manis, sedikit pahit seperti sirup maple, mirip dengan gula yang dibakar.

Sebuah penelitian menemukan jika kelabat dapat mengatur kolesterol, meredakan kram menstruasi, dan meningkatkan kadar testosteron pada pria. Berikut beberapa mafaat kelabat dan cara menyajikannya.

Membantu menurunkan gula darah

Kelabat mungkin dapat membantu penderita diabetes tipe 2 mengelola kadar gula darah. Sebuah meta-analisis 2016 dari 12 studi yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology menemukan bahwa kelabat secara signifikan menurunkan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes atau pra-diabetes.

Dapat mengatur kolesterol

Kelabat juga dapat menurunkan kadar kolesterol darah, yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, dua penyebab utama kematian yang terjadi di AS, menurut CDC. Sebuah meta-analisis tahun 2020 yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research menemukan bahwa suplementasi kelabat secara signifikan mengurangi kadar kolesterol jahat.

Meredakan kram menstruasi

Kelabat dikenal sebagai obat untuk kram menstruasi. Sebuah studi tahun 2014 terhadap 101 wanita yang diterbitkan dalam Journal of Reproduction & Fertility menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 900mg bubuk biji kelabat pada masing-masing dari tiga hari pertama menstruasi melaporkan pengurangan nyeri haid yang jauh lebih besar daripada kelompok plasebo.

Meningkatkan suplai ASI

Orang-orang di Afrika Utara, Asia, dan Eropa selatan secara tradisional menggunakan kelabat untuk meningkatkan suplai ASI pada wanita menyusui.

Studi 2017 yang diterbitkan dalam Phytotherapy Research menemukan bahwa dibandingkan dengan plasebo, kelabat secara signifikan meningkatkan jumlah ASI yang diproduksi oleh wanita menyusui dalam empat penelitian berbeda. Namun, tinjauan yang sama menemukan bahwa suplemen herbal lain, seperti kurma, lebih efektif dibandingkan dengan kelabat.

Meningkatkan kadar testosteron pada pria

Kelabat diklaim dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria. Menurut Harvard Medical School seiring bertambahnya usia pria, kadar testosteron turun sekitar 1% hingga 2% setiap tahun dan lebih dari sepertiga pria di atas usia 45 memiliki kadar testosteron lebih rendah dari normal.

Sebuah studi tahun 2017 menilai bagaimana suplemen kelabat yang dipatenkan akan berdampak pada 50 pria antara usia 35 dan 65 tahun. Ditemukan bahwa setelah 12 minggu suplementasi, setiap hari, kadar testosteron meningkat hingga 46% pada 45 subjek.

Tips mengkonsumsi kelabat

  • Jadikan bumbu masak
  • Suplemen
  • Menambahkannya ke hidangan hangat seperti sup.
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok