0 Poin
makanan asma

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Para Penderita Asma

Meskipun tidak ada rekomendasi diet khusus untuk penderita asma, penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa makanan mendukung fungsi paru-paru, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mengurangi gejala asma.

Namun, makanan tertentu dapat memperburuk gejala asma atau meningkatkan kemungkinan berkembangnya asma.

Dalam artikel ini akan membahas makanan apa yang sebaiknya mungkin dihindari oleh penderita asma. American Lung Association (ALA) telah mengidentifikasi makanan dan minuman utama yang mungkin ingin dihindari oleh penderita asma karena dapat memperburuk gejala asma.

Berikut beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari penderita asma:

Makanan yang mengandung sulfit

Sulfit adalah sejenis bahan pengawet yang sering ditemukan dalam makanan dan minuman yang diawetkan, seperti alkohol, makanan acar, jus lemon dan jeruk nipis, dan buah-buahan kering.

Orang dengan asma yang memiliki tingkat sulfit yang tinggi dalam makanannya mungkin mengalami gejala asma yang memburuk.

ALA memperingatkan bahwa makanan yang mengandung sulfit, terutama anggur, bahkan dapat memicu serangan asma. Sebuah studi tahun 2018 menegaskan bahwa anggur putih dapat menyebabkan reaksi intoleransi pada penderita asma.

Makanan yang mengandung Salisilat

Salisilat adalah senyawa yang ditemukan dalam teh, kopi, makanan pedas, atau makanan yang dibumbui. Meskipun jarang, penderita asma terkadang sensitif terhadap senyawa ini dan mungkin lebih mungkin mengalami gejala yang meningkat.

Dua penelitian pada 2014 dan 2016 menemukan bahwa aspirin, yang mengandung salisilat, memperburuk asma pada beberapa orang.

Makanan cepat saji

Sebuah studi tahun 2013 yang mengamati konsumsi makanan cepat saji pada anak-anak dan remaja menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi makanan cepat saji tiga kali seminggu atau lebih cenderung mengembangkan asma yang parah, serta kondisi kesehatan lainnya.

Meskipun tidak ada diet khusus untuk mengurangi atau mencegah asma, ada banyak makanan yang dapat memengaruhi gejala asma secara positif atau negatif.

Pola makan yang kaya buah dan sayuran serta mengurangi makanan cepat saji, berlemak, atau digoreng dapat membantu mengendalikan gejala asma.

Melacak pemicu dan gejala, dan bekerja sama dengan penyedia layanan kesehatan, dapat membantu penderita asma mengontrol kondisinya dengan lebih efektif.

(Foto: Purity Product)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok