0 Poin
Seorang wanita sedang menggaruk leher.

Makanan yang Harus Dikurangi Bagi Penderita Eksim

Eksim atau dermatitis atopik adalah suatu kondisi yang menyebabkan seseorang mengembangkan bercak-bercak kulit kering dan gatal di tubuh mereka. Ini sering berkembang sebagai akibat dari peradangan dalam tubuh, jadi makan makanan yang tidak menyebabkan peradangan dapat membantu mengurangi gejala.

Meskipun tidak ada obat, krim dan obat-obatan yang dijual bebas dapat membantu mengurangi peradangan. Kadang-kadang, dokter dapat merekomendasikan menghindari makanan yang diketahui memperburuk eksim.

Beberapa makanan dapat memicu pelepasan sel T yang menyebabkan peradangan, serta imunoglobulin-E atau IgE, yang merupakan antibodi yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap ancaman.

Makanan apa saja yang harus dikonsumsi

Bagi penderita eksim, makan makanan tertentu dapat memicu tubuh untuk melepaskan senyawa sistem kekebalan yang menyebabkan peradangan. Diet anti-eksim mirip dengan diet anti-inflamasi.

Contoh makanan anti-inflamasi termasuk:

  • Ikan, sumber alami asam lemak omega-3 yang dapat melawan peradangan di tubuh. Contoh ikan yang tinggi omega-3 termasuk salmon, tuna albacore, mackerel, sarden, dan herring.

  • Makanan tinggi probiotik, yaitu bakteri yang meningkatkan kesehatan usus. Contohnya termasuk yogurt dengan kultur hidup dan aktif, sup miso, dan tempe. Makanan dan minuman fermentasi lainnya, seperti kefir, kombucha, dan asinan kubis, juga mengandung probiotik.

  • Makanan tinggi flavonoid yang memerangi peradangan. Contohnya termasuk buah-buahan dan sayuran berwarna, seperti apel, brokoli, ceri, bayam, dan kangkung.

Makanan apa saja yang harus dikurangi?

Jika gejala seseorang memburuk setelah mengonsumsi makanan tertentu, mereka mungkin ingin mempertimbangkan untuk menghindarinya di masa depan. 

Beberapa makanan umum yang dapat memicu timbulnya eksim dan dapat dihilangkan dari diet termasuk:

  • Buah citrus

  • Susu

  • Telur

  • Gluten atau gandum

  • Kedelai

  • Rempah-rempah, seperti vanilla, cengkeh, dan kayu manis

  • Tomat

  • Beberapa jenis kacang

Dokter juga dapat merekomendasikan tes alergi. Bahkan jika seseorang tidak alergi terhadap makanan tertentu, mereka mungkin memiliki kepekaan terhadapnya dan dapat mengalami gejala kulit setelah paparan berulang. Dokter menyebut reaksi ini eksim yang responsif terhadap makanan.

Suplemen probiotik

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen probiotik dapat mengurangi gejala eksim. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan efektivitas dan dosis yang dibutuhkan.

(Foto: betterhealth.vic.gov.au)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok