0 Poin
Tuna

Makanan Ini Bermanfaat untuk Penderita Disfungsi Ereksi

Seiring bertambahnya usia, risiko disfungsi ereksi bisa meningkat. Akan tetapi, bukan berarti orang-orang dengan usia yang lebih muda tidak bisa mengalami disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi didefinisikan sebagai ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi, untuk berhubungan seksual. Kondisi ini bisa ditetapkan sebagai disfungsi ereksi, jika sudah memengaruhi aktivitas seksual selama minimal 3 bulan.

Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan disfungsi ereksi, misalnya kondisi medis tertentu seperti diabetes, obesiras, gagal ginjal, dan lain-lain, atau bisa juga karena alasan psikologis, konsumsi obat-obatan tertentu, cedera, dan efek samping dari tindakan operasi.

Penelitian telah mengungkapkan bahwa menjalani diet sehat dapat membantu pencegahan terhadap kondisi disfungsi ereksi. Beberapa makanan yang telah ditemukan bermanfaat dalam pengobatan dan pencegahan disfungsi ereksi yakni:

Ikan

Uji klinis telah mengungkapkan bahwa pemberian asam lemak omega-3 dapat memiliki efek positif pada disfungsi ereksi. Ikan kembung, tuna, sarden, dan salmon adalah sumber asam lemak omega-3 yang baik.

Asam lemak omega-3 meningkatkan produksi oksida nitrat endotel, mengurangi kerusakan jantung, dan mengurangi peradangan. Semua faktor ini membuat asam lemak omega-3 cukup penting untuk pria yang menderita diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner, pria yang berisiko tinggi mengalami penyakit jantung serius, atau pria dengan disfungsi ereksi yang berusia di bawah 60 tahun.

Coklat hitam

Penelitian mengungkapkan bahwa asupan flavonoid yang tinggi dihubungkan dengan pengurangan insiden disfungsi ereksi.

Beberapa penelitian juga telah menemukan bahwa kandungan total flavonoid dalam berbagai jenis coklat hitam, bisa berjumlah lima kali lebih banyak daripada yang ditemukan dalam coklat susu.

Flavanol dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah. Karena konsumsi flavonoid membuat tubuh Anda menghasilkan lebih banyak oksida nitrat, ini telah terbukti dapat meningkatkan ereksi. Ini juga yang menjadi alasan mengapa banyak obat untuk disfungsi ereksi yang mengandung flavonoid.

Kafein

Sesuai temuan dalam Survei Pemeriksaan Kesehatan dan Gizi Nasional, asupan kafein, khususnya asupan yang berjumlah sekitar 2 hingga 3 cangkir kopi sehari, atau 170 hingga 375mg dalam sehari, dapat sedikit membantu proses penyembuhan disfungsi ereksi.

Dalam penelitian ini, kafein terbukti dapat membantu orang-orang yang mengalami disfungsi ereksi akibat penyakit hipertensi atau obesitas. Sementara itu, penelitian tidak melihat bahwa kafein dapat memberi dampak baik pada orang-orang yang mengalami disfungsi ereksi akibat diabetes.

Jika Anda tidak terlalu suka minum kopi, Anda dapat memilih minuman lain yang mengandung kafein, seperti teh, soda, atau minuman berenergi.

Semangka

Buah semangka tinggi kandungan air. Tak hanya itu, semangka juga mengandung likopen. Karotenoid, likopen dikenal karena kapasitas antioksidan dan manfaat kesehatannya, terutama untuk masalah kulit, prostat, dan jantung Anda. Rutin mengonsumsi semangka, diketahui dapat membantu mencegah disfungsi ereksi terjadi.

Minyak zaitun

Diet Mediterania yang meliputi asupan tinggi minyak zaitun telah terbukti memengaruhi fungsi seksual pada pria secara positif, yakni dengan menurunkan risiko serta tingkat keparahan disfungsi ereksi.

Mengandung lemak baik, konsumsi minyak zaitun murni menghilangkan kolesterol jahat dari tubuh Anda. Untuk mendapatkan manfaat yang besar dari minyak zaitun, pastikan bahwa minyak zaitun yang Anda konsumsi adalah virgin olive oil atau extra-virgin olive oil.

(Foto: masterclass.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok