0 Poin
Kuku

Kuku Menjadi Rapuh, Kenapa?

Kuku terdiri dari lapisan protein berserat pelindung yang disebut keratin, yang juga terdapat pada kulit dan rambut. Keratin dapat membuat kuku kuat, namun trauma eksternal atau kondisi kesehatan tertentu bisa menyebabkan lapisan tipis kuku terkelupas. Ketika hal ini terjadi, kuku akan tampak lebih tipis, lebih sensitif, dan terasa tidak nyaman.

Kekurangan zat besi sering menjadi penyebab kuku terkelupas. Namun, beberapa penyebab eksternal dan kondisi kesehatan tertentu juga dapat menyebabkan masalah ini terjadi. Beberapa penyebab eksternal meliputi:

  • Terlalu sering mencuci tangan
  • Mencuci piring tanpa sarung tangan
  • Mengeruk cat kuku dengan kuku
  • Menggosok kuku terlalu berlebih
  • Memaparkan kuku dengan bahan kimia
  • Menghabiskan waktu di tempat yang panas atau lembap

Sementara itu, kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan kuku mudah mengelupas atau rapuh meliputi:

Anemia

Tanpa pengobatan yang tepat, kekurangan zat besi bisa menjadi lebih serius dan menyebabkan anemia. Anemia terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat dan tidak memiliki cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah zat dalam sel darah merah yang membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Selain kuku yang mengelupas, gejala kekurangan zat besi yang parah juga termasuk:

Nyeri dada atau detak jantung yang menjadi cepat

Merasa sangat lemah atau sering lelah

  • Sesak napas
  • Pusing
  • Tangan atau kaki terasa dingin
  • Lidah yang sakit atau meradang
  • Kulit pucat
  • Perubahan pada nafsu makan

Dehidrasi

Seseorang bisa mengalami dehidrasi jika tidak cukup minum air. Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk kuku yang mengelupas. Beberapa gejala lainnya termasuk:

  • Mulut, mata, dan kulit yang kering
  • Rasa haus berlebihan
  • Jarang buang air kecil
  • Urine berwarna kuning gelap
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Tubuh terasa lelah dan lemas

Kelenjar tiroid kurang aktif

Tiroid yang kurang aktif tidak akan menghasilkan cukup hormon. Selain kuku yang rapuh, tiroid yang kurang aktif juga dapat menyebabkan:

  • Kurang berkeringat
  • Kulit kering
  • Sembelit
  • Sulit berkonsentrasi
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi nafsu makan menurun
  • Berat badan bertambah
  • Merasa kedinginan
  • Tubuh lemas atau terus merasa lelah

Penyakit paru-paru

Dalam beberapa kasus, kelainan kuku juga bisa menjadi pertanda penyakit paru-paru. Menurut American Lung Association, gejala penyakit paru-paru termasuk:

  • Batuk yang berlangsung selama sebulan atau lebih
  • Sesak napas
  • Produksi lendir yang berlangsung selama sebulan atau lebih
  • Mengi
  • Batuk darah
  • Nyeri dada tanpa alasan yang jelas

Penyakit ginjal

Perubahan warna cokelat pada bagian atas kuku dapat mengindikasikan penyakit ginjal. Gejala lainnya termasuk:

  • Nafsu makan berkurang
  • Penurunan berat badan
  • Kulit gatal
  • Keinginan untuk buang air kecil yang sering
  • Susah tidur
  • Sesak napas
  • Terdapat darah dalam urine
  • Kram otot

(Foto: feetbypody.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok