0 Poin
Jahe

Konsumsi Jahe tidak Disarankan untuk Orang-orang Ini

Di tengah-tengah kabar mengenai pandemi Corona yang terus merebak, berbagai macam informasi mengenai pengobatan alami juga ikut muncul. Salah satu yang populer adalah jahe. Jahe disebut-sebut dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh untuk mencegah infeksi virus Corona.

Jahe, memang sudah lama dikenal sebagai pengobatan alami untuk berbagai kondisi. Batuk, pilek, sakit tenggorokan, mual, muntah, dan sakit kepala, dipercaya dapat teratasi dengan bantuan jahe. Bahkan, jahe juga dapat membantu mengurangi nyeri di persendian dan otot.

Namun, ada beberapa orang yang tidak disarankan untuk menggunakan jahe sebagai pengobatan. Ini karena jahe justru akan menimbulkan efek yang berbahaya saat dikonsumsi oleh orang-orang ini. Siapa sajakah yang tidak disarankan untuk memanfaatkan jahe sebagai pengobatan alami?

Wanita hamil

Jahe bisa berbahaya jika dikonsumsi selama masa kehamilan. Stimulan alami pada jahe dapat menyebabkan kontraksi lebih cepat datang. Ini bisa menyebabkan keguguran atau persalinan prematur. Oleh sebab itu, konsumsi jahe sangat tidak disarankan untuk wanita hamil.

Orang dengan berat badan yang kurang

Jahe adalah salah satu solusi terbaik untuk membantu menurunkan berat badan. Mengonsumsinya dapat membantu meningkatkan metabolisme dan menekan nafsu makan. Pada kondisi ini, kalori terbakar pada tingkat yang jauh lebih tinggi dan dapat membuat Anda makan lebih sedikit. Oleh karena itu, jahe tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang sudah kekurangan berat badan.

Orang dengan gangguan darah

Jahe dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga meningkatkan aliran darah ke organ-organ dalam tubuh. Ini adalah salah satu manfaat kesehatan terbaik dari jahe. Namun, bagi orang yang mengonsumsi obat pengencer darah atau pembekuan darah, atau mereka yang menderita hemofilia, konsumsi jahe harus dihindari.

Orang yang sedang dalam pengobatan

Secara umum, orang yang sedang dalam pengobatan untuk penyakit tertentu harus menghindari konsumsi jahe. Jahe dapat meningkatkan atau mengurangi efek obat-obatan. Konsumsi jahe tidak disarankan bagi mereka yang tengah mengonsumsi obat pengencer darah, obat antihipertensi, insulin, dan obat antidiabetes.

(Foto: besthealthmag.ca)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok