0 Poin
Cek gula darah

Kenali Potensi Terkena Diabetes dan Komplikasinya

Kebiasaan masyarakat tidak berolahrga atau tidak menjaga berat badan seimbang dapat menjadi potensi seseorang mengidap Diabetes Melitus. Namun, banyak masyarakat yang menyadari seberapa besar potensi seseorang mengidap penyakit tersebut. 

Diabetes Melitus merupakan suatu gangguan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia atau peningkatan kadar glukosa dalam dalam darah yang salah satu penyebebanya adalah kurangnya produksi insulin dan resistensi insulin. 

Resistensi Insulin adalah kondisi ketika sel-sel tubuh tidak dapat menggunakan gula darah dengan baik karena adanya gangguan aksi kerja insulin atau terganggunya respon sel tubuh terhadap insulin.

Beberapa Faktor risiko seseorang terkena diabetes antara lain jarang melakukan gerak badan atau tidak olahraga, Memiliki riwayat atau keturunan terutama orang tua yang mengidap diabetes, Orang yang memiliki hipertensi atau tekanan darah tinggi, Kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) yang rendah atau kadar trigliserit (salah satu jenis lemak di dalam darah) yang tinggi, Mereka yang memiliki riwayat pre diabetes (suatu kondisi kadar glukosa darah dengan nilai lebih dari normal tapi belum kategori diabetes) atau belum memenuhi kriteria kadar glukosa darah diabetes, Memiliki riwayat penyakit kardiovaskular (penyakit yang terjadi akibat gangguan jantung dan pembuluh darah) dan Pernah melahirkan bayi dengan berat lebih dari 4 kg.

Perlu diperhatikan bawah Diabetes Melitus bukanlah sebuah virus atau bakteri. Diabetes Mellitus adalah sebuah penyakit degeneratif (bukan penyakit menular).

Sementara itu, Penyakit degeneratif adalah kondisi medis yang terjadi ketika fungsi dan struktur jaringan ataupun organ dalam tubuh memburuk seiring berjalannya waktu dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. 

Dalam hal ini, Diabetes Melitus terjadi akibat gangguan metabolisme glukosa atau yang lebih dikenal dengan kencing manis dimana di dalam air kemih seseorang penyandang diabetes terdapat kandungan gula yang tinggi. 

Terkait dengan hubungan pandemi Covid-19 terhadap penderita Diabetes Melitus, risiko tertular Covid-19 bagi seseorang yang mengidap Diabetes Melitus dengan seseorang yang sehat pada dasarnya sama. 

Namun, begitu penderita Diabetes Melitus tertular Covid-19, maka gejalanya akan lebih buruk. Covid-19 menyebabkan infeksi dan jika infeksinya berat akan mengganggu seluruh organ tubuh.

Selain itu, perlu diketahui Diabetes Melitus juga bisa meningkatkan risiko luka di kaki (misalnya infeksi luka tertusuk di kaki yang dapat semakin parah, gejalanya lebih berat, lebih lama, dan lebih luas jika seseorang mengidap Diabetes Melitus).

Selain itu, perlu juga dicari faktor risiko lain yang akan meningkatkan seseorang terkena penyakit kardiovaskular (gangguan yang terjadi karena gangguan jantung dan pembuluh darah) seperti kebiasaan merokok, kadar kolesterol, riwayat hipertensi, atau riwayat obesitas.

Oleh sebab itu, sangat penting pasien pengidap Diabetes Melitus harus mengendalikan hipertensi, kolesterol, menurunkan berat badan, dan menghentikan kebiasaan merokok. 

(Foto : pixabay)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2021 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok