0 Poin
Penyebab Sembelit pada Anak

Kenali Penyebab Sembelit pada Anak

Sembelit adalah masalah pencernaan yang bisa dialami oleh siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Ketika terjadi pada anak-anak, sembelit yang menimbulkan rasa sakit di perut tentu akan mengganggu aktivitas sehari-harinya.

Penyebab sembelit pada anak ada bermacam-macam, mulai dari alergi susu sapi, dehidrasi, hingga pola makan yang tidak baik. 

1. Alergi Susu Sapi (Laktosa Intoleran)

Alergi susu sapi disebabkan oleh sistem pencernaan anak yang tidak mampu memecah atau mencerna laktosa sebagai salah satu kandungan gula di dalam susu. Akibatnya, anak akan mengalami gangguan pencernaan, seperti sembelit atau susah buang air besar, ketika mengonsumsi susu sapi yang mengandung laktosa tersebut.

Tidak hanya itu, apabila anak dengan kondisi intoleransi laktosa mengonsumsi susu sapi, bisa jadi anak akan merasakan perut kembung, mual, hingga muntah.

2. Dehidrasi atau Kekurangan Cairan

Penyebab anak sembelit berikutnya adalah dehidrasi atau kekurangan cairan. Ketika tubuh kekurangan cairan, saluran pencernaan anak menjadi kurang lembap. Dampaknya, feses yang dihasilkan akan lebih kering dan keras sehingga sulit untuk dikeluarkan.

3. Memiliki Masalah Kesehatan Tertentu

Gangguan kesehatan tertentu juga menjadi salah satu penyebab sembelit pada anak. Contoh gangguan kesehatan yang menjadi penyebab sembelit pada anak yaitu hipotiroid, penyempitan usus besar, dan lain sebagainya. Maka dari itu, anak yang mengalami sembelit karena masalah kesehatan perlu ditangani oleh dokter sesegera mungkin.

4. Baru Mulai Mengonsumsi Makanan Padat

Baru mulai mengonsumsi makanan padat juga menjadi penyebab anak sembelit, khususnya pada bayi. Bayi yang biasanya mengonsumsi ASI dengan tekstur cair sebagai sumber asupan utamanya tentu memerlukan adaptasi ketika jenis makanannya diubah.

Sembelit pada bayi yang baru mengonsumsi makanan padat cenderung normal. Namun, Anda tetap perlu menyesuaikan konsumsi makanan padat untuk bayi, mulailah dari memberikan makanan padat mudah cerna sebagai tahap awal makanan pengganti ASI.

5. Mengonsumsi Suplemen Zat Besi Berlebihan

Mengonsumsi suplemen zat besi yang berlebihan diketahui dapat menyebabkan sembelit pada anak. Lantaran, zat besi yang dikonsumsi secara berlebihan dapat memengaruhi keseimbangan bakteri baik di dalam usus.

Ketika bakteri baik di dalam usus terganggu, maka produksi feses pun akan melambat. Akibatnya, anak akan merasa kesulitan untuk buang air besar.

Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok