0 Poin
Penyakit Muntaber

Kenali Penyebab dan Gejala Penyakit Muntaber

Penyakit muntaber adalah peradangan pada saluran pencernaan, khususnya usus besar, kecil, dan lambung yang dapat menimbulkan gejala diare disertai mual dan muntah. Muntaber merupakan penyakit menular yang dipicu oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit.

Penyakit Muntaber atau gastroenteritis adalah kondisi yang dapat menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Gejala muntaber tentunya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Muntaber memerlukan penanganan dengan segera. Jika dibiarkan begitu saja, muntaber dapat menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi berat yang dapat memicu komplikasi serius seperti, gagal ginjal hingga koma.

Penyebab Muntaber

Penyakit muntaber adalah penyakit yang paling sering disebabkan oleh virus jenis Rotavirus dan Norovirus. Meski jarang terjadi, terdapat faktor lain yang bisa menyebabkan muntaber, yaitu:

  • Infeksi bakteri, seperti halnya penyakit tifoid dan disentri.
  • Infeksi parasit.
  • Efek samping obat-obatan.
  • Paparan zat kimia atau racun.

Penyakit muntaber adalah penyakit menular yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui beberapa hal berikut:

  • Melakukan kontak fisik dengan seseorang yang terkontaminasi virus atau kuman, misalnya dengan berjabat tangan.
  • Tidak mencuci tangan dengan bersih setelah dari toilet atau mengganti popok anak.
  • Mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus penyebab muntaber. Sering kali terjadi bila mengonsumsi makanan yang sama atau satu piring dengan penderita.

Gejala Muntaber

Gejala utama dari Penyakit muntaber adalah diare atau menjadi lebih sering buang air besar (BAB). Gejala ini akan berlangsung selama 1-2 hari, namun bisa juga bertahan hingga 1-2 minggu. Beberapa gejala lain dari muntaber adalah sebagai berikut.

1. Mual dan Muntah

Pengidap muntaber akan mengalami mual ketika kuman atau virus mulai menginfeksi dinding lambung dan lapisan usus. Infeksi ini memicu organ pencernaan untuk memproduksi lebih banyak cairan sehingga membuat perut terasa tidak nyaman.

2. Abnormalitas Feses

Gejala berikutnya adalah abnormalitas pada feses. Infeksi menyebabkan usus tidak mampu menyerap makanan dan air dengan baik, sehingga membuat tekstur feses menjadi lebih lembek bahkan cair seperti air.

3. Nafsu Makan Menurun

Karakteristik pengidap Penyakit muntaber adalah kehilangan nafsu makan. Hilangnya nafsu makan ini merupakan respon terhadap peradangan pada perut. Peradangan pada tubuh dapat memicu keluarnya hormon sitokin yang menurunkan nafsu makan.

4. Demam dan Nyeri Kepala

Gejala lain dari Penyakit muntaber adalah demam. Ketika tubuh sedang berjuang melawan infeksi, maka akan muncul respon alami berupa demam dan nyeri kepala.

5. Dehidrasi

Dehidrasi yang dialami penderita Penyakit muntaber adalah akibat dari diare. Meningkatnya frekuensi BAB menyebabkan seseorang kehilangan lebih banyak cairan tubuh. Karenanya, penting bagi penderita muntaber untuk selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

Jika terjadi ciri-ciri dari gejala penyakit muntaber, segera konsultasikan pada dokter YesDok dan konsumsi makanan untuk penderita muntaber yang aman.

YesDok menyediakan dokter profesional yang memungkinkan Anda berkonsultasi dari mana saja dan kapan saja. Konsultasi keluhan mengenai masalah kesehatan Anda dengan dokter spesialis di aplikasi YesDok.

(foto: verywell mind)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok