0 Poin
Jenis Cedera Olahraga yang Umum Terjadi

Kenali Jenis Cedera Olahraga yang Umum Terjadi

Olahraga adalah aktivitas baik yang sangat dianjurkan untuk kesehatan fisik dan mental. Banyak sekali manfaat berolahraga, seperti memperkuat daya tahan tubuh, menjaga berat badan dan bentuk tubuh, serta menghilangkan stres. 

Dengan melakukan aktivitas fisik, Anda tentunya jadi lebih bahagia, bukan?

Akan tetapi, berolahraga berlebihan bisa membuat Anda cedera. Berikut jenis cedera olahraga yang umumnya terjadi. 

1. Strain

Strain adalah cedera pada otot dan tendon yang mengalami peregangan. Hal ini dikarenakan tubuh dalam kondisi tegang selama bergerak. Jika gerakan itu dilakukan secara asal, otot akan robek. 

Untuk menghindari cedera strain, Anda perlu melakukan pemanasan sebelum olahraga, dan pendinginan setelah olahraga. 

2. Sprain

Jika strain merupakan peregangan pada otot, sprain adalah peregangan pada ligamen. Ligamen akan meregang saat Anda bergerak secara tidak tepat. Kasus sprain sering terjadi pada engkel, lutut, pergelangan tangan, dan bahu. Pemanasan dan pendinginan sangat diperlukan agar terhindar dari cedera ini. 

3. Fraktur

Fraktur adalah cedera berupa tulang patah yang umumnya terjadi pada pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan kaki. Butuh waktu beberapa minggu agar patah tulang sembuh dan pulih. Dalam masa terapi, hindari beraktivitas terlalu keras untuk menghindari cedera kembali. 

Aktivitas seperti pemanasan yang tepat, berlatih sesuai dengan form gerakan, dan melakukan latihan ketahanan dan fleksibilitas otot dan tulang menjadi kunci agar Anda terhindar dari fraktur saat berolahraga. 

4. Gegar otak

Cedera gegar otak biasa terjadi oleh atlet sepak bola, gulat, hoki, tinju, ski, senam ritmik. Gegar otak adalah cedera kepala terjadi karena benturan tiba-tiba yang menyebabkan kehilangan kesadaran dan keseimbangan. Ada juga atlet yang hanya merasa mual, pusing, sulit konsentrasi, hingga amnesia.

5. Cedera hamstring

Bagi para pelari, cedera ini menjadi salah satu kekhawatiran mereka. Hamstring yang meradang disebabkan karena melewatkan pemanasan, bergerak berlebihan, atau kurang istirahat. Agar terbebas dari cedera hamstring, jangan lupa untuk tidak melewatkan sesi pemanasan, latihan kekuatan, peregangan otot, dan latihan daya tahan. 

(foto: times now)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok