0 Poin
covid quarantine

Kelompok Ini Tidak Perlu Melakukan Karantina COVID-19 Menurut CDC

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) meluncurkan alat baru di situs webnya dengan harapan membantu orang menilai dan menentukan apakah mereka masih perlu dikarantina setelah terpapar COVID-19.

Selain tindakan pencegahan keselamatan seperti masker, jarak sosial, dan cuci tangan, mereka juga berharap orang-orang akan berhati-hati dan mengambil keputusan sendiri jika mereka perlu tinggal di rumah dan karantina setelah terpapar COVID-19.

Untuk membantu orang mengevaluasi dengan lebih baik langkah-langkah yang perlu mereka ambil setelah paparan, CDC memperkenalkan alat baru di situs resminya. 

Alat tersebut disebut Quarantine and Isolation Calculator. Instrumen digital tersebut dirancang untuk memberi tahu orang-orang berapa lama mereka perlu dikarantina atau diisolasi, sehingga mereka dapat membantu mencegah penyebaran virus.

“Ini memberi masyarakat cara untuk menjalani apa yang perlu mereka lakukan jika mereka terpapar atau mengembangkan COVID-19,” ujar Dr. Wes Stubblefield dari Departemen Kesehatan Masyarakat Alabama.

Meskipun alat ini akan berguna untuk semua orang yang terpapar COVID-19, ada juga kelompok yang tidak perlu melakukan karantina atau isolasi setelah kontak dengan COVID-19, sebagaimana dilansir dari Medical Daily.

Menurut CDC, orang-orang yang sudah divaksin COVID-19 tidak perlu lagi dikarantina atau tinggal di rumah setelah terpapar. Mereka yang telah dikonfirmasi COVID-19 dan dinyatakan positif virus dalam 90 hari terakhir juga dibebaskan dari karantina.

Namun, masih ada beberapa peringatan. Orang yang baru divaksin harus memakai masker di sekitar orang lain selama sepuluh hari setelah terpapar atau kontak dekat dengan pasien COVID-19. 

Mereka juga perlu dites setelah lima hari terpapar. Mereka akan diminta untuk mengisolasi diri jika mereka dinyatakan positif pada saat itu.

Adapun mereka yang dinyatakan positif dan telah melawan virus dalam 90 hari sebelumnya, mereka tetap harus memakai masker selama sepuluh hari setelah melakukan kontak dengan orang yang terpapar COVID-19.

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok