0 Poin
Keloid Di Telinga

Keloid di Telinga, Bagaimana Cara Menghilangkannya?

Keloid dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja, termasuk keloid di telinga. Biasanya keloid di telinga dapat muncul usai pemasangan anting dengan proses menindik yang mengakibatkan luka pada kulit.

Keloid adalah pertumbuhan jaringan kulit berlebih yang umumnya muncul setelah luka pulih. Pemasangan anting di bagian telinga bisa memicu terjadinya luka dan terbentuknya keloid. Ketika luka bekas tindikan sembuh, jaringan kulit yang lama digantikan dengan jaringan parut fibrosa yang secara otomatis akan tumbuh di setiap luka, guna menggantikan kulit yang terluka.

Akan tetapi, tubuh terkadang membuat terlalu banyak jaringan parut, sehingga bisa memicu terbentuknya keloid.

Keloid di telinga biasanya diawali dengan munculnya benjolan kecil di area bekas tindikan. Pertumbuhan keloid bisa berlangsung cepat, namun pada beberapa orang, keloid juga bisa membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk tumbuh.

Selain akibat luka bekas tindikan, keloid di telinga juga bisa muncul akibat tumbuhnya jerawat, cacar air, hingga gigitan serangga.

Adakah cara terbaik menghilangkan keloid di telinga?

Keloid umumnya sulit dihilangkan. Bahkan ketika seseorang berhasil menghilangkan keloid, keloid bisa muncul dan kembali menebal di permukaan kulit.

Meski begitu, tetap ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan keloid di telinga, seperti:

Operasi

Salah satu cara menghilangkan keloid di telinga secara efektif adalah dengan melakukan operasi. Akan tetapi, Anda juga harus mengetahui, meski terbukti efektif menghilangkan keloid, prosedur operasi juga berisiko menciptakan keloid yang baru akibat bekas luka setelah operasi.

Untuk itu, operasi lokal saja tidak cukup untuk menghilangkan keloid. Biasanya setelah operasi selesai dilakukan, dokter akan meminta pasien menggunakan anting tekanan untuk mengurangi luka dan mencegah keloid baru muncul.

Bukan dalam waktu yang sebentar, anting tekanan harus dipasang paling tidak 16 jam dalam sehari selama 6–12 bulan sehingga bisa memberikan hasil yang maksimal. Meski mungkin membuat telinga terasa tidak nyaman, namun pemakaian anting tekanan ini bisa menekan risiko munculnya keloid baru pada telinga.

Laser

Perawatan dengan laser juga kerap menjadi andalan banyak orang untuk menghilangkan keloid di telinga. Perawatan dengan laser dilakukan dengan cara menyinari keloid untuk mengecilkan ukuran dan memudarkan warna keloid.

Akan tetapi, perawatan dengan laser tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu prosedur medis lain untuk membuat hasil perawatan ini lebih maksimal.

Suntik kortikosteroid

Menyuntikkan obat kortikosteroid juga dapat membantu menghilangkan keloid di telinga. Obat ini biasanya akan langsung disuntikkan ke area keloid, untuk membantu menyusutkan ukuran keloid dan meredakan nyeri.

Suntik kortikosteroid ini tak hanya dilakukan sekali, namun harus secara rutin paling tidak 3–4 kali dalam seminggu hingga keloid mengempis dan hilang.

(Foto: keloid212.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok