Kehilangan Pendengaran Tiba-tiba? Jangan Anggap Sepele

Kehilangan pendengaran secara tiba-tiba merupakan sebuah mimpi buruk. Seorang ahli audiologi terkemuka bernama Duncan Collet-Fenson dari Aston Hearing menjelaskan penyebab masalah gangguan pendengaran satu ini.

Sudden Sensorineural Hearing Loss (SSHL) atau dikenal sebagai kehilangan pendengaran secara tiba-tiba biasanya mempengaruhi satu telinga, meskipun di kasus lainnya dapat mempengaruhi keduanya.

SSHL berbeda dari gangguan pendengaran lainnya, yang biasanya disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga atau terpapar suara yang keras. Namun gejala awalnya bisa sama. Kadang orang tidak menganggap ini serius dan menunggu terlalu lama untuk mendapatkan perawatan, yang justru bisa berakibat gangguan pendengaran permanen.

“Jika Anda menderita SSHL, menunggu dua minggu untuk saran medis kemungkinan akan mengakibatkan hilangnya pendengaran total di telinga yang terpengaruh,“ ujar Collet-Fenson.

SSHL tampaknya paling umum terjadi pada orang berusia antara 30 dan 60 tahun. Collet-Fenson mengungkapkan Anda mungkin akan lebih rentan jika Anda mengalami sesuatu seperti, trauma pada kepala, baru saja mengalami infeksi telinga, masalah sirkulasi darah, atau memiliki gangguan neurologis.

Tindakan yang cepat sangat penting untuk memulihkan pendengaran Anda. Pastikan segera mungkin mengunjungi dokter THT untuk mendapatkan pengalaman lebih lanjut dan tentunya lebih serius, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dalam 50 persen kasus, pendengaran dapat dipulihkan dengan perawatan medis yang tepat dan segera, tetapi sayangnya ini sering tidak dilakukan dengan cukup cepat," kata Collet-Fenson.

SSHL paling sering diobati dengan steroid oral dosis tinggi, atau dalam beberapa kasus injeksi steroid ke telinga, untuk membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan.

Disarankan penderita SSHL harus dirawat dalam dua sampai tiga hari dari kehilangan pendengaran awal untuk mencapai hasil terbaik. Menunggu dalam durasi lebih dari dua minggu untuk mendapatkan perawatan medis, kemungkinan akan mengakibatkan hilangnya pendengaran total di telinga yang bermasalah.

(Foto: Crosswalk.com)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
Pendengaran
Hilang Pendengaran
Tuli
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di