Meditasi merupakan teknik praktik pernapasan yang saat ini masih menjadi perbincangan populer di kalangan masyarakat dalam membantu mengurangi stres dan menenangkan pikiran.
Teknik ini mampu bermanfaat bagi semua kalangan termasuk pada anak-anak.
Memperkenalkan dan mengajari si kecil bermeditasi sejak dini dengan membuat rutinitas tidur yang baik serta membatasi waktu layar gawai si kecil bisa membantu mereka dalam menenangkan pikiran mereka.
Namun, hal ini bisa termasuk sulit bagi si orang tua atau pengasuh jika ingin mengajak si balita untuk tetap duduk dalam keheningan dan berusaha untuk meningkatkan konsentrasi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga level meditasi dengan kesesuaian dan kebutuhan si kecil.
Manfaat meditasi
Meditasi berpotensi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh dalam segala usia
“Mengajari anak cara bermeditasi sejak dini bisa membantu mereka dalam mengelola emosi yang tidak diinginkan dengan cara dapat diterima secara sosial dan terapeutik.” kata Leela R. Magavi,MD, seorang psikiater dan direktur medis regional untuk Community Psychiatry, dilansir oleh Healthline.
Jenis meditasi bagi anak
Beberapa jenis meditasi yang cocok bagi remaja dan anak balita, yaitu antara lain:
Meditasi mindfulness
Meditasi mindfulness ini kerap digunakan untuk latihan praktik pernapasan dengan tujuan untuk membantu memfokuskan pikiran. Cara menerapkan teknik ini yaitu seseorang dapat memusatkan pikiran dan perhatian mereka pada bagian tubuh atau suara tertentu.
Guided meditasi
Guided meditasi atau dikenal dengan meditasi terpandu bisa diterapkan dengan si kecil mendengarkan pemandu atau praktisi baik berhadapan secara langsung atau melalui video. Jenis meditasi ini memiliki tujuan tertentu khususnya untuk mengatasi insomnia.
Meditasi mantra
Meditasi ini melibatkan pengulangan ucapan tertentu. Mengulangi frasa atau ucapan ini bisa membantu meningkatkan konsentrasi yang penuh dan menghentikan pikiran yang mengganggu.
COPYRIGHT ©2023 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok