0 Poin

Jenis Makanan yang Baik untuk Penderita Hepatitis C

Hepatitis C adalah virus yang memengaruhi hati dan dapat menyebabkan peradangan dan fibrosis. Kadang-kadang disebut hep C atau HCV, itu dibawa oleh darah dan cairan tubuh lainnya.

Segala sesuatu yang dimakan atau diminum seseorang melewati hati dan diubah menjadi energi atau bahan kimia yang memungkinkan tubuh berfungsi secara normal.

Infeksi hepatitis C yang tidak diobati dapat merusak hati dan menyebabkan sirosis. Jika hepatitis menyebabkan kerusakan hati, seseorang mungkin perlu memodifikasi diet mereka.

Bagaimana hepatitis C berpengaruh pada diet?

Hepatitis C secara signifikan bisa berpengaruh besar pada pola diet Anda, mengapa demikian? Berikut faktor-faktornya

  • Perawatan interferon

Efek sampingan dari jenis perawatan ini dapat termasuk kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan sakit mulut dan tenggorokan.

  • Sirosis

Orang dengan sirosis sering kehilangan nafsu makan dan energi. Mereka dapat menjadi kurang gizi dan mungkin perlu membatasi garam dalam makanan mereka.

  • Penyakit lainnya

Penyakit medis lainnya bersama hepatitis C dapat berarti perubahan dalam diet. Kondisi ini termasuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, diabetes, atau penyakit ginjal.

Pada sebagian besar kasus hepatitis C, diet khusus tidak diperlukan. Namun, pola makan yang buruk dikombinasikan dengan hepatitis C dapat menyebabkan kerusakan hati lebih lanjut.

Pola makan yang sehat dapat meningkatkan kesehatan hati penderita hepatitis C dan mengurangi kemungkinan mengembangkan sirosis. Makan dengan baik membantu menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk melawan penyakit.

Sumber makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi

Protein

Memperoleh protein yang cukup itu penting, selain memperkuat jaringan tubuh, protein dapat membuat Anda terasa kenyang sepanjang hari.

Sayuran dan buah-buahan

Diet yang sehat dan seimbang wajib memasuki buah-buahan dan sayuran. Jenis makanan seperti ini memiliki kandungan vitamin dan vitamin yang tinggi dan melancarkan pencernaan.

Sayuran berdaun hijau adalah sumber zat besi, yang mungkin berbahaya bagi mereka yang menderita hepatitis C jika dikonsumsi berlebihan. Meskipun tidak mungkin seseorang makan cukup banyak sayuran hijau, orang dengan kerusakan hati mungkin harusmemantau asupannya. Dokter atau ahli gizi dapat membantu seseorang menentukan jumlah yang tepat untuk mereka.

Karbohidrat kompleks

Sereal, roti, gandum merupakan jenis karbohidrat kompleks yang sederhana dan kaya akan vitamin B dan mineral, serta seng dan serat. 

(Foto: webmd.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2020 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok