0 Poin

Jangan Takut Sinar Matahari, Ini Manfaatnya!

Banyak orang menghindari paparan sinar matahari karena rasa panas yang menyengat di kulit. Padahal, tubuh Anda sebenarnya membutuhkan sinar matahari dalam jumlah yang cukup.

Risiko terbakar sinar matahari mungkin menghantui dan membuat banyak orang enggan berada lama-lama di luar ruangan. Namun, tak selamanya sinar matahari merugikan. Sinar matahari juga dapat membawa banyak manfaat bagi kesehatan manusia, tapi dengan catatan, hal ini hanya berlaku untuk sinar matahari pagi.

Saat sinar matahari pagi menyentuh kulit Anda, sinar matahari akan diserap oleh melanin, pigmen kulit, dan disimpan serta diproses menjadi senyawa baru yang digunakan untuk fungsi tubuh yang penting.

Saat Anda mendapat cukup paparan sinar matahari pagi, ini dapat memberikan beberapa manfaat seperti memperkuat tulang, mengurangi peradangan kronis, meningkatkan kekebalan, memproduksi vitamin D, dan lain-lain.

Tak hanya itu, ada banyak manfaat kesehatan lain yang bisa Anda rasakan dari paparan sinar matahari pagi yang cukup. Jika Anda tertarik, berikut ulasannya untuk Anda:

Memperbaiki kondisi kulit
Sinar matahari dapat membantu mengobati berbagai masalah pada kulit, seperti psoriasis, jerawat, penyakit kuning, dan eksim. Manfaat lain dari sinar matahari ialah membantu mengurangi kemungkinan penyakit kronis seperti asma, multiple sclerosis, diabetes tipe 2, penyakit jantung, rheumatoid arthritis, dan infeksi virus juga bakteri lainnya.

Membantu penurunan berat
Menurut penelitian baru-baru ini, orang dewasa yang terpapar sinar matahari pagi cenderung menunjukkan penurunan berat badan. Penelitian mengatakan bahwa ada efek positif dari sinar matahari pada sel-sel lemak putih yang hadir tepat di bawah kulit. Ini dapat membantu mengecilkan sel-sel lemak pada orang yang mengalami obesitas dengan diabetes tipe 1.

Menjaga tulang tetap sehat
Sinar matahari merupakan sumber vitamin D terbaik. Ketika vitamin D menumpuk di dalam tubuh, ini akan meningkatkan kalsium dan penyerapan fosfor, juga mengendalikan aliran kalsium untuk masuk dan keluar dari tulang sehingga dapat mengelola metabolisme kalisum-tulang.

Menurunkan depresi
Paparan sinar matahari memicu hormon serotonin, yang terkait dengan peningkatan mood. Jika terjadi penurunan kadar serotonin, ini akan menyebabkan depresi dengan pola musiman, yang biasanya akan terjadi selama musim dingin. Paparan sinar matahari di retina dapat memicu pelepasan serotonin yang akan mengurangi depresi.

(Foto: forbes.com)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
  Customer Service :
help@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok