Jangan Sampai Dehidrasi, Ini Tanda Bayi Kurang ASI

Kekhawatiran seorang ibu baru mengenai ASI bukan hanya lancar atau tidak. Meski si kecil sudah mulai menyusu, pertanyaan yang kerap membayangi seorang ibu menyusui adalah apakah bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup?

Ibu menyusui dianjurkan memberika ASI sesuai dengan kebutuhan bayinya. Untuk jumlah ASI yang diterima oleh si kecil memang sulit untuk diukur. Karena itu sangat penting bagi seorang ibu memahami kondisi si kecil apakah asupan ASI yang diterimanya mencukupi kebutuhannya. Berikut beberapa tanda bahwa bayi Anda kurang mendapatkan ASI:

Durasi menyusui. Durasi menyusui bisa dijadikan indikator untuk mengetahui apakah si kecil cukup ASI atau tidak. Menurut Healthy Children, waktu menyusui bayi yang ekstra lama atau pendek bisa menjadi tanda si kecil kurang ASI. Perhatikan pula konsistensi bayi saat menelan susu.

Berat badan. Berat badan bayi yang baru lahir akan mengalami penurunan setelah beberapa hari lahir. Namun berat badannya akan bertambah setelah lima hari karena sudah menerima cukup ASI. Jika setelah lima hari berat badan bayi tidak mengalami kenaikan, Anda harus waspada dan berkonsultasi ke dokter.

Jarang buang air kecil. Perhatikan frekuensi buang air kecil pada si kecil. Frekuensi buang air kecil juga dapat jadi tolak ukur cukup tidaknya asupan ASI. Jika bayi yang cukup ASI akan buang air kecil sebanyak minimal delapan kali dalam sehari. Begitu pula pada frekuensi buang air besar.

Urin berwarna gelap. Warna urin yang normal pada bayi adalah kuning muda atau jernih. Jika warna urin pada bayi Anda berwarna gelap kuning pekat, itu menandakan bahwa bayi Anda kekurangan cairan.

Payudara membengkak. Meski teleah menyusui lama, namun payudara tetap membengkak tidak kempes. Biasanya setelah menyusui, payudara akan terasa lebih lembut dan kosong. Jika payudara tetap bengkak, ini berarti si kecil tidak menerima banyak ASI saat menyusu atau pertanda bahwa payudara Anda tidak mengeluarkan ASI dengan benar saat menyusui.

Bayi rewel meski sudah menyusu. Bayi yang kurang ASI kerap rewel dan tampak lebih lesu. Bayi yang kurang ASI akan tertidur saat menyusu dan rewel setelah Anda melepasnya. Bayi yang rewel pertanda bahwa dia masih lapar. 

(Foto: youngparent)

TAG TERKAIT
YesDok
konsultasi
tanyadokter
dokter
ASI
Pengasuhan
BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

HUBUNGI KAMI

 

KONTAK

  Corporate Info :
info@yesdok.com
 
  Customer Service :
help@yesdok.com
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2019 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok

×

Halo

Nama Saya
Saya Adalah
di perusahaan
hubungi saya di +62
website perusahaan
E-mail saya di