0 Poin
Mitos Diabetes

Jangan Dipercaya! Ini 4 Mitos Diabetes yang Sering Beredar

Diabetes merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami. Sayangnya, masih banyak juga mitos-mitos yang beredar dan dipercaya banyak orang.

Mitos diabetes ini bisa membuat pemahaman seseorang mengenai diabetes jadi salah kaprah. Ini bisa berbahaya, sebab seseorang jadi memercayai informasi salah dan membuat diabetes menjadi tambah parah.

Berikut ini merupakan beberapa mitos diabetes yang perlu diketahui, sehingga Anda tak mudah percaya dan jadi salah ambil langkah untuk menghadapi diabetes.

Mitos: Diabetes tipe 2 merupakan yang paling berbahaya

Ini jelas salah, kedua tipe diabetes merupakan masalah serius. Baik diabetes tipe 1 dan tipe 2 dapat menyebabkan tubuh kesulitan dalam memproses gula dengan benar. Meski keduanya berbeda, namun keduanya tetap saja memberikan ancaman bagi kesehatan dan bahkan menyebabkan komplikasi yang serius.

Mitos: Diabetes hanyalah tentang gula darah

Kedua jenis diabetes memang melibatkan tentang kontrol gula darah dalam tubuh, namun diabetes merupakan sebuah penyakit yang memengaruhi banyak hal, tak hanya sekadar gula darah.

Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada mata, ginjal, dan saraf. Diabetes tipe 2 bahkan juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi hingga demensia. Jadi banyak sekali masalah kesehatan lain yang terpengaruh akibat diabetes, tidak hanya sekadar gula darah saja.

Mitos: Diabetes hanya terjadi pada orang-orang dengan obesitas

Tidak semua orang yang memiliki berat badan berlebih, mengalami diabetes tipe 2. Ada banyak faktor risiko lain yang menyebabkan masalah ini terjadi.

Riwayat keluarga, etnis, sudah berada dalam usia lebih dari 45 tahun, merupakan faktor risiko yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Belum lagi pola hidup tidak sehat dan kurang gerak yang juga menjadi salah satu alasan mengapa diabetes tipe 2 terjadi pada seseorang.

Mitos: Diabetes hanya terjadi jika Anda terlalu banyak makan gula

Banyak faktor risiko yang dapat menyebabkan seseorang mengalami diabetes tipe 2, misalnya faktor genetik, kelebihan berat badan, pola hidup tidak sehat, dan lain-lain. Jadi diabetes bukan hanya terjadi jika Anda terlalu banyak mengonsumsi gula, walaupun hal itu juga menjadi salah satu alasan utama.

(Foto: optifast.co.uk)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok