0 Poin
Bahaya Buah Kecubung

Jangan Coba-Coba, Ini Bahaya Buah Kecubung yang Harus Dihindari

Bahaya buah kecubung jangan dianggap enteng. Buah ini bahkan sudah dikategorikan oleh BNN sebagai buah yang memiliki efek lebih berbahaya dari ganja, sabu-sabu, ekstasi, heroin, dan kokain.

Buah kecubung juga bisa menyebabkan kecanduan, untuk itu Anda perlu waspada sebelum ingin mencoba mengonsumsinya.

Efek dari buah kecubung yakni seperti obat bius, yang bisa membuat seseorang kehilangan kesadaran. Selain itu, mengonsumsi buah kecubung juga bisa menyebabkan seseorang berhalusinasi. Ini karena dalam buang kecubung, terdapat zat bernama metil kristalin yang memiliki efek relaksasi.

Berikut ini merupakan bahaya buah kecubung lainnya yang patut diwaspadai:

Menyebabkan halusinasi

Buah kecubung bisa memberikan efek halusinasi dan rasa gembira yang membuncah dalam sesaat. Ini karena buah kecubung termasuk dalam golongan tanaman opioid, seperti ganja dan katinon.

Selain halusinasi, seseorang yang mengonsumsi buah kecubung juga bisa mengalami pusing yang berkepanjangan, bahkan muntah-muntah. Semakin banyak buah kecubung yang dikonsumsi makan efeknya pun akan semakin bertahan lebih lama.

Jika buah kecubung dikonsumsi secara terus-menerus dan berlebihan, ini bisa menyebabkan keracunan hingga kematian pada seseorang.

The devil’s breath

Skopolamin merupakan salah satu zat berbahaya dalam buah kecubung, yang bisa menyebabkan seseorang mengalami The Devil’s Breath atau efek “napas setan”.

Zat skopolamin dinilai lebih berbahaya dan bahkan lebih buruk dari antraks. Mengonsumsinya dalam dosis tinggi bisa merusak daya ingat dan menyebabkan kematian.

Efek katinona

Katinona atau katinon adalah zat stimulan untuk sistem saraf pusat. Zat ini bisa membuat seseorang merasakan euforia rasa senang yang berlebihan, karena zat tersebut merangsang ujung-ujung saraf. Efek rangsangan pada saraf ini bisa membuat seseorang menjadi kecanduan.

Beberapa efek yang bisa ditimbulkan oleh zat katinon yakni:

  • Membuat seseorang menjadi lebih bersemangat
  • Tidak mengantuk
  • Lebih percaya diri
  • Merasakan kesenangan yang berlebihan
  • Gairah seksual yang meningkat

Seseorang yang terpapar katinona bisa merasakan sensasi euforia hingga 4–6 jam lamanya. Setelah efek ini hilang, maka seseorang tersebut akan merasa lemas, lebih mengantuk, dan bahkan memicu depresi.

Ada beberapa efek samping katinon yang perlu diperhatikan dalam jangka panjang, yakni:

  • Dapat meningkatkan tekanan darah hingga stroke
  • Anoreksia
  • Sulit tidur
  • Gangguan irama jantung
  • Gangguan jiwa berat
  • Depresi berat dan kecenderungan untuk bunuh diri

(Foto: tokopedia)

BAGIKAN KE MEDIA SOSIAL

YesDok adalah layanan ehealth yang terjangkau dengan platform mobile yang mudah digunakan dan tangguh. Menembus 17.504 pulau dan 260 juta pengguna di Indonesia.

DMCA.com Protection Status

   

INDONESIA
SINGAPORE
YesDok Pte. Ltd.
LAYANAN PENGADUAN KONSUMEN
  Customer Service :
help@yesdok.com
 
Direktorat Jendral Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga-Kementerian Perdagangan RI
: +6285311111010
KONTAK
  Corporate Info :
info@yesdok.com
PANDUAN
FOLLOW US
   

COPYRIGHT ©2022 ALL RIGHTS RESERVED BY YesDok